Lagi, Surabaya Sediakan 200 Beasiswa Bagi Generasi Emas

Lagi, Surabaya Sediakan 200 Beasiswa Bagi Generasi Emas

Kepada Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan memberikan keterangan pers.foto:humas pemkot surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya kembali membuka kesempatan bagi putra-putri berprestasi, khususnya dari kalangan keluarga tidak mampu, untuk mengajukan bantuan program beasiswa pendidikan. Tahun ini, Pemkot Surabaya telah menyediakan sebanyak 200 bantuan beasiswa bagi generasi emas tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, hingga saat ini Pemkot telah menyalurkan sebanyak 702 beasiswa untuk mahasiwa di delapan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tersebar di Surabaya. Pada ajaran semester baru, Pemkot Surabaya melalui Dispendik kembali membuka kesempatan bagi putra-putri Surabaya untuk mengajukan bantuan program beasiswa generasi emas tersebut.

“Untuk penerima beasiswa generasi emas yang sudah berjalan proses pencairan telah terealisasi. Sementara untuk tahun ini, Pemkot kembali menyediakan 200 beasiswa bagi generasi emas,” Kata Ikhsan, di Kantor Dispendik Surabaya, Jumat, (20/4/18).

Disampaikan Ikhsan, mahasiswa yang telah diterima ataupun telah dinyatakan lolos Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) bisa langsung mengajukan beasiswa ke Pemkot Surabaya ataupun melalui Dinas Pendidikan. “Syaratnya, mahasiswa tersebut telah diterima dulu di salah satu PTN Surabaya. Termasuk yang telah dinyatakan lolos SMPTN,” ujar pria berkacamata ini.

Dari delapan PTN tersebut, Ikhsan menjelaskan, terdiri dari Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes, dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim.

“Kami telah bekerjasama dengan delapan PTN agar proses pencairannya langsung dari dinas ke kampus. Sedangkan untuk uang transport, akan diberikan langsung ke mahasiswa,” jelasnya.

Marketing Analysis 2018