Kunjungi Witrove, Mama-Mama Papua Bikin Kotak Tisu Eceng Gondok

Kunjungi Witrove, Mama-Mama Papua Bikin Kotak Tisu Eceng Gondok

Pelatihan membuat kotak tisu di Gerai Witrove, Jalan Kebraon Indah Permai Surabaya.foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan creative industry Pahlawan Ekonomi yang diikuti warga Jayawijaya Papua memasuki tahap akhir. Kali ini, mereka diajak membuat kotak tisu dari eceng gondok.

Yayuk Surat, mentor Pahlawan Ekonomi, mengatakan pelatihan ini sangat cocok karena, di Papua banyak terdapat daerah perairan yang merupakan tempat hidup eceng gondok. Sayangnya, masyarakat di sana belum dapat memaksimalkan tanaman yang sering dianggap sebagai hama tersebut.

“Untuk itu kita kenalkan kepada mereka cara mengolah eceng gondok menjadi produk bermanfaat. Karena kalau di Surabaya, produk ini memiliki nilai ekonomi tinggi. Tempat tisu ini saja harganya Rp 40 ribu ke atas,” kata Yayuk, di sela pelatihan yang diadakan di Gerai Witrove, Jalan Kebraon Indah Permai Surabaya, Kamis (13/9/2018).

Yayuk mengungkapkan, warga Jayawijaya yang ikit pelatihan mengaku kesulitan mengolah bahan di sekitar mereka. Makanya, mereka dikenalkan sekaligus mempratikkan cara mengolah eceng gondok hingga menjadi handicraft.

“Contohnya, proses memetik dan pengeringan eceng gondok. Setelah dikeringkan, eceng gondok harus diasapi. Baru setelah itu siap diolah,” tegas perenpuan berjilbab ini.

Untuk mengolah eceng gondok, jelas Yayuk, peralatan yang wajib disediakan adalah kotak kayu yang digunakan mencetak model tempat tisu, tang jepit, dan kayu gilingan bentuk silinder untuk memipihkan bahan eceng gondok.

“Proses menganyam eceng gondok ini diawali dengan proses pemilihan patang eceng gondok kering. Setelah itu, dipipihkan dengan menggunakan kayu berbentuk silinder. Jika sudah eceng gondok siap untuk dianyam pada cetakan model kayu,” beber Yayuk.

Tidak hanya kotak tisu, kata Yayuk, produk yang dibuat dengan bahan eceng gondok ini beragam. Seperti tas, dompet, sepatu, dan lain sebagainya.

“Kita sudah beri beberapa catatan kepada mereka yang ikut pelatihan. Mudah-mudahan ilmunya bermanfaat,”paparnya. (wh)

Berikan komentar disini