Kresnayana: Properti Bakal jadi Bisnis Paling Seksi

Kresnayana: Properti Bakal jadi Bisnis Paling Seksi

Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya menjadi narasumber dalam acara Kupas Bisnis bertajuk Property Outlook di Spazio Surabaya, Rabu (3/2/2016) malam. foto: arya wiraraja/enciety.co

Perkembangan industri properti di Indonesia diramalkan akan menjadi sektor investasi ekonomi yang seksi pada tahun 2017 dan 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Kresnayana Yahya Chairperson Enciety Business Consult dalam Acara Kupas Bisnis Property Outlook, di Spazio Surabaya, Rabu (3/2/2016) malam.

Kata dia, seiring turunnya harga minyak minyak dunia diprediksi angka tersebut bakal turun menjadi 25 dolar AS per barel. Selain itu, Tarif Dasar Listrik (TDL) dan lainnya, diprediksi juga akan turun.

“Ini merupakan nilai positif bagi properti nantinya. Dunia properti nasional sangat dipengaruhi perbankan, dalam arti jika nilai inflasi turun, maka suku  bunga juga ikut turun. Dengan demikian dunia properti akan terkena imbas positif,” urai dia.

Dijelaskan Kresnayana, pertumbuhan kredit perbankan memiliki efek domino pada pertumbuhan properti. Saat ini, orang Indonesia jika ingin membeli properti secara cash hanya sebesar 10 persen.

“Kebanyakan, mereka membeli properti dengan menggunakan jasa kredit melalui bank. Selain harga properti makin tahun makin bertambah. Ini akan menjadi pilihan investasi yang bagus,” ungkap pasar stastitika ITS tersebut.

Surabaya, terang dia, memiliki pertumbuhan ekonomi paling baik di Indonesia. Dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen saban tahunnya, Surabaya akan terimbas positif dari pertumbuhan positif dibidang properti.

“Perekonomian Provinsi Jawa Timur sangat dipengaruhi oleh Kota Surabaya. Karena hampir 28 persen perekonomian Jawa Timur sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi di Surabaya,” ulas dia.

Marketing Analysis 2018