Kresnayana: Kenaikan UMR Dapat Menyehatkan Pengusaha

 

Kresnayana: Kenaikan UMR Dapat Menyehatkan Pengusaha

Kenaikan berkala upah minimum regional (UMR) dapat membuat para pekerja meningkatkan produktivitasnya. Diketahui dari data bahwa warga Jatim tahun ini mencapai 40 juta orang, 4 juta di antaranya adalah para pekerja.

Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya mengatakan, kenaikan UMR dapat menyehatkan pengusaha. Karena bila kebutuhan para pekerjanya dipenuhi maka buruhnya akan bersikap loyal dan bekerja keras demi meningkatkan mutu perusahaannya.

“Jadi bisa dibilang win-win solution. Dan para pekerja harus mengajari para buruhnya juga untuk menabung 10 persennya gaji untuk disimpan buat masa tua mereka sendiri,” kata Kresnayana Yahya dalam Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya (SS), Jumat (3/10/2014).

Ia mengkritik pemerintah yang tidak begitu peduli dengan para pengusaha. Menurut dosen Statistika ITS ini, seharusnya pemerintah memegang peranan agar para buruh dan pengusaha sama-sama diuntungkan. “Persoalannya sebenarnya sederhana yaitu bersama-sama bertanggung jawab untuk memenuhi kewajiban masing-masing,” tegasnya.

Setiap pengusaha diharapkan agar memenuhi permintaan para buruhnya. Seperti disediakan rumah susun atau rumah standar yang layak dan dekat dengan tempat bekerja mereka. Dengan penyediaan fasilitas tersebut, maka para pekerja akan tenang melaksanakan tugasnya di tempat kerjanya.

Sekretaris DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur Sutrisno mengatakan, kekuatan buruh hanya di demo bila mereka ingin diperhatikan oleh pemilik perusahaannya.

Diakuinya sebagian Sumber Daya Manusia (SDM) para buruh adalah berpendidikan rendah. Namun Ia meminta agar para buruh jangan hanya jadi penonton. Mereka harus bersama untuk memperbaiki diri, karena buruh berada di posisi yang lemah.

Mereka diharuskan bersatu untuk bersama-sama menyuarakan kepentingan pekerja. Dan kondisi sekarang banyak para buruh hidup di kost-kost di gang terkecil.

“Mulai masak, terima tamu dan tidur ya disatu kamar itu. Kecuali untuk mandinya di tempat lain. Namun juga kadang kamar mandi dipakai secara bersama,” tandas Sutrisno.

Pihaknya sendiri telah bersama Pemerintah Provinsi Jatim melihat para pekerja di Batam. Disana para buruh betul-betul diajak hidup sehat dan diperhatikan kebutuhan hidupnya seperti dibangunkan perumahan bagi buruh.

“Rencananya nanti Pemprov Jatim membangun di Sumur Welut rumah bagi para buruh,” ungkap dia. (wh)

 

Marketing Analysis 2018