Bolos, Puluhan Pelajar Surabaya Diamankan Satpol PP

Bolos, Puluhan Pelajar Surabaya Diamankan Satpol PP
Kepala Satpol PP Irvan Widyanto merapikan rambut siswa. foto: istimewa

Sebanyak 12 pelajar yang ketahuan membolos di saat jam pelajaran berlangsung dibawa oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Surabaya ke kantor, Jumat (11/3/2016).

Ke-12 pelajar tersebut sebagian kedapatan sedang bermain game online dan nongkrong di warung kopi di kawasan Semolowaru. “Kami bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan dan memanggil orang tua serta pihak sekolah untuk mengetahui bahwa mereka sedang bolos,” kata Kasatpol PP Surabaya, Irvan Widyanto kepada wartawan.

Tidak hanya didata, ke-12 siswa yang diketahui ada yang berambut acaka-acakan hingga gondrong langsung dirapikan oleh pihak Satpol PP Surabaya. Para petugas berharap agar para siswa tersebut mencerminkan bahwa mereka adalah para pelajar yang bertugas belajar di sekolah.

“Tindakan ini bukan penggundulan. Namun hanya merapikan rambut para pelajar yang terlalu panjang agar mereka mengingatnya kalau statusnya masih siswa di sekolah untuk menuntut ilmu,” ujarnya.

Irvan sendiri berjanji akan terus menggiatkan pasukannya untuk menjadikan kota Surabaya bebas dari pelajar yang membolos. Direncanakan, setiap harinya ada petugas yang memantau keberadaan pelajar di warung-warung yang menyediakan Wi-Fi gratis apalagi di waktu jam pelajaran berlangsung.

“Fasilitas internet gratis dan pelajar yang membawa smartphone maka bisa menjadi pemicu yang buruk bila tidak didampingi oleh para guru atau wali muridnya,” ujarnya. (wh)

Marketing Analysis 2018