Kementerian ESDM Studi E-Government di Pemkot Surabaya

Kementerian ESDM Studi E-Government di Pemkot Surabaya
Kepala Bappeko Agus Imam Sonhaji

Sebanyak 35 staf dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta berencana belajar tentang E-Government dari kota Surabaya, Kamis (28/1/2016) mendatang. Mereka akan belajar atas keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan pengembangan efektivitas E-Government.

“Perwakilan dari Kementerian ESDM tersebut akan belajar sehari disini tentang penerapan E-Government di Kota Pahlawan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Agus Imam Sonhaji, kepada enciety.co, Rabu (27/1/2016).

Dengan penerapan E-Government kota Surabaya, kemajuan teknologi informasi yang pesat dengan memanfaatkan potensi pemanfaatannya secara luas. Hal tersebut berguna untuk membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat.

Menurut dia, terhadap kemajuan teknologi yang diterapkan dalam E-Government Surabaya ini kesemuanya mencantumkan tentang perencanaan, anggaran, pelelangan, membikin kontrak, pengendalian kerja, mengukur kinerja dan pembayaran.

“Penggunaan secara elektronik merupakan faktor yang sangat penting dalam berbagai transaksi internasional, terutama dalam pembangunan kota Surabaya,” ujarnya.

Tuntutan terhadap pemanfaatan dan pendayagunaan teknologi komunikasi dan informasi makin pesat dan kuat dan Pemkot Surabaya bergerak untuk melakukan berbagai perubahan strategi.

“Kesemuanya sudah ada di dalam E-Government di kota Surabaya. Dan kami senang bila kota ini menjadi contoh dari kota atau daerah lain untuk mempelajarinya. Bahkan dari badan pemerintahan yang lain pula,” lanjutnya, (wh)