Kalung Liontin dari Kombinasi Clay dari Batok Kelapa

Kalung Liontin dari Kombinasi Clay dari Batok Kelapa

Pelatihan creative industry basic Pahlawan Ekonomi Surabaya di Kaza City Mall, Minggu (19/8/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Produk yang bernilai tinggi tidak harus berasal dari bahan yang mahal. Percaya atau tidak, cukup dengan menggunakan bahan-bahan yang biasa ditemui di dapur kita bisa menciptakan produk berkualitas. Contohnya tepung clay yang dibuat dari limbah batok kelapa, tepung terigu, tepung tapioka, natrium benzoat, lem putih dan cat pewarna.

“Bahan-bahan itu dapat disulap menjadi produk kalung liontin clay yang banyak digunakan perempuan zaman now,” kata Yayuk Surat, mentor creative industry basic Pahlawan Ekonomi Surabaya, di Kaza City Mall, Minggu (19/8/2018).

Kata dia, materi kombinasikan tepung clay dan batok kelapa untuk membuat liontin kombinasi ini sebenarnya sudah diajarkan pada pelatihan tahun lalu. Namun, karena permintaan pasar akan produk tersebut makin bergairah lagi.

“Jadi, tidak ada salahnya jika pada tahun ini kita kembali mengulang materi pembelajaran di tahun ini,” tegas dia.

Untuk membuat produk tersebut, terang Yayuk, buat dulu pola yang diinginkan pada batok kelapa yang telah dibersihkan dan telah terlihat mengkilat. Kemudian campur semua bahan seperti tepung tapioka, tepung terigu, natrium benzoat dan lem putih menjadi satu.

“Setelah rata dan dirasa adonan tidak lengket di tangan, campurkan cat pewarna. Aduk adonan hingga warna tercampur rata. Setelah itu, baru bentuk dan lekatkan sesuai pola yang telah dibentuk pada media batok kelapa secara perlahan,” papar perempuan berjilbab ini.

Yayuk memberikan tips membuat produk liontin kombinasi clay batok kelapa. Kata dia, sebelum dibentuk, pastikan tingkat kekenyalan clay agar hasil produknya sempurna.

“Pada saat proses membentuk, kita harus berhati-hati dan cepat. Karena jika tidak, hasilnya bakal belepotan dan otomatis hasil produk kita buruk,” jelas dia.

Untuk proses finishing, Yayuk merekomendasikan tali kulit sebagai pelengkap liontin kombinasi clay batok kelapa tersebut. Tali kulit adalah bahan yang netral, atau bahan yang dapat dipadukan dengan jenis liontin apa saja.

“Kita juga dapat memadukannya dengan tali rantai kecil. Kalau perkara ini menyesuaikan selera dari pelanggan,” papar dia.

Sebagai referensi, imbuh Yayuk, di pasaran harga produk ini bervariasi, bergantung desain dan modelnya. “Harga umumnya ya sekitar Rp 30 ribuan. Namun jika produknya bagus dan cantik, dapat dijual Rp 100 ribu ke atas,” pungkas dia. (wh)

Kalung Liontin dari Kombinasi Clay dari Batok Kelapa
foto: arya wiraraja/enciety.co