Jumlah Penderita DB Surabaya Turun 60 Persen

Jumlah Penderita DB Surabaya Turun 60 Persen
Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya bersama Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita, dan Kepala Puskesmas Jagir Peny dalam diskusi Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (21/11/2014).

Meski jumlah penderita demam berdarah (DB) masih tinggi, namun fluktuasi dari tahun ke tahun menunjukkan penurunan hingga 60 persen.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita jumlah penderita DB yang sebelumnya mencapai 2.200 warga, pada tahun ini turun menjadi 700 warga.

“Meski begitu kita tetap harus waspada akan ancaman demam berdarah. Terlebih sekarang memasuki musim pancaroba. Untuk itu, bulan-bulan ini kita juga mulai waspada. Pak Camat dan Pak Lurah di seluruh Surabaya saya ajak untuk mencegah dan pemberantasan nyamuk,” bebernya saat mengisi Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (21/11/2014).

Menurut Febria, penurunan angka penderita DB ini lantaran masyarakat Surabaya semakin sadar dan peduli dengan lingkungan sekitar. “Kami menghimbau masyarakat agar melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, kemudian jangan lupa cuci tangan pakai sabun, makan sayur dan buah di pancaroba,” imbaunya.

Febria juga mencatat angka kematian ibu-ibu juga mengalami penurunan. Meski masih cukup tinggi, namun dibanding tahun lalu yang mencapai 49 kasus kematian ibu hamil, pada 2014 ini angka kematian mencapai 33.

“Kami sadar pencegahan dan menjaga kesehatan tidak bisa dilakukan sendiri. Kami mengajak semua pihak untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada ibu-ibu. Mahasiswa juga kami ajak untuk mendampingi ibu-ibu hamil. Ini karena angka kehamilan di Surabaya sangat banyak. Setahun mencapai 44 ribu angka kehamilan,” ungkapnya. (wh)

Marketing Analysis 2018