Jalan-Jalan ke Gedung Siola, Ini yang Dilakukan Delegasi Unicef

Delagasi Unicef mengunjungi Gedung Siola, Selasa (8/5/2018).foto:humas pemkot surabaya

Delegasi Unicef juga mengunjungi Gedung Siola. Mereka meninjau fasilitas yang ada di Siola seperti Puspaga, command center room 112, dan Co-Working Space Koridor.

Tiba di siola tepat pukul 4 sore, rombongan diperlihatkan sekaligus dijelaskan manfaat dan fungsi pelayanan puspaga yang berada di Gedung Siola lantai 2. Beberapa delegasi Unicef terlihat serius penjelasan dari petugas Puspaga salah satunya Debora Comini, perwakilan asal Kamboja. “Fasilitas ini tidak ada di Kamboja dan ini harus diterapkan di sana (Kamboja),” ungkap Debora.

Sekitar 10 menit mengitari pusat pelayanan anak, rombongan beranjak ke Command Center Room 112. Di sana mereka melihat sistem kerja yang dikonsep Wali Kota Risma untuk memudahkan masyarakat melaporkan suatu kejadian sekaligus memantau arus lalu lintas di setiap titik menggunakan teknologi canggih.

Tran Ngoc Son, Deputy Chief of HCMC Child Care and Protection Commmitee, memuji konsep CC Room 112 yang dirancang oleh Wali Kota Risma. Bahkan, dirinya mengaku telah memikirkan hal semacam ini untuk negaranya.

“Sudah terkonsep, tapi belum terealisasikan dengan berbagai macam pertimbangan. Secepatnya kami akan belajar sekaligus berdiskusi dengan Surabaya untuk mewujudkan hal ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dameria, Head of Department of Women Empowerment and Child Protection Dumai, Riau. Dia sangat takjub dengan perubahan Kota Surabaya. Sebab, meskipun Wali Kota Risma tidak ada di Surabaya, beliau dapat memantau kinerja karyawannya melalui gadgetnya.

“Itu baru pemimpin yang bertanggung jawab,” kata Dameria.