ITS Berangkatkan Tiga Kendaraan Inovatif Jelajah Indonesia

ITS Berangkatkan Tiga Kendaraan Inovatifnya Jelajah Indonesia

Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana menjajal motor listrik hasil inovasi mahasiswa ITS.foto:humas its

Pusat Unggulan Iptek Sistem Kontrol Otomotif (PUI-SKO) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memberangkatkan tiga kendaraan inovatif dalam tour jelajah Indonesia PLN BLITS Explore Indonesia.

Tiga kendaraan tersebut terdiri dari satu mobil listrik, satu mobil hybrid dan satu motor listrik hasil kerja sama dengan PT PLN (Persero) dan Universitas Budi Luhur yang resmi diberangkatkan Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana di Rektorat ITS, Jumat (31/8/2018).

Direktur PUI-SKO ITS, Dr Muhammad Nur Yuniarto, menjelaskan bahwa agenda pemberangkatan PLN BLITS Explore Indonesia ini sempat mengalami penundaan jadwal. Semula yang dijadwalkan pada 17 Agustus lalu, harus ditunda hingga hari ini dikarenakan mobil listrik PLN BLITS dengan mesin 1.000 cc dan mobil hybrid Kasuariberbahan bakar minyak jelantah mengalami kegagalan sistem saat proses uji coba. “Sehingga, memerlukan waktu investigasi dan perbaikan sekitar tiga minggu hingga siap diluncurkan,” katanya.

 

Selain dua mobil tersebut, terang dia, dalam perjalanan nanti juga akan ikut serta satu motor listrik BITS (Buatan ITS) yang dapat menempuh jarak  100 kilometer dengan sekali proses charge selama tiga jam.

Nur menjelaskan, program PLN BLITS Explore Indonesia ini nantinya akan menempuh jarak 20.000 kilometer, dengan menempuh rute Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, menuju Sabang (Sumatera), kemudian berlanjut ke pulau Kalimantan yaitu dengan tujuan kota Pontianak. Perjalanan dilanjutkan menuju Sulawesi (Maluku Utara), Irian Jaya, kembali ke Maluku Selatan, lalu Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali dan terakhir kembali ke Surabaya.

“Targetnya kami (tim PLN BLITS Explore Indonesia, red) akan membutuhkan waktu hingga empat bulan untuk mengelilingi Indonesia, akhir Desember sudah kembali ke Surabaya jika tak ada halangan,” ujarnya.

Dosen Teknik Mesin ITS itu menambahkan, konsep dari tour jelajah Indonesia kali ini adalah membumi bersama warga sekitar. Sehingga dalam perjalanan nanti, seluruh tim tidak ada yang menginap di hotel. Masing-masing orang dibekali dengan tenda, dan tidak menutup kemungkinan mereka juga akan tidur di rumah warga setempat.

Katanya, hal itu senada dengan tujuan diadakannya tour keliling Indonesia yang disponsori penuh oleh PT PLN (Persero) ini, yaitu untuk menyosialisasikan sekaligus mengkampanyekan kepada masyarakat Indonesia akan penggunaan dan teknologi mobil listrik yang diklaim sebagai teknologi transportasi masa depan itu.

“Di kota-kota yang kami singgahi nanti bersama PLN dan Universitas Budi Luhur akan mengundang SMK dan SMA serta warga setempat untuk mengedukasi mereka tentang teknologi transportasi listrik yang kami ciptakan,” tandasnya.

Rektor ITS Joni Hermana mengatakan, tour jelajah Indonesia ini ia ibaratkan seperti perjalanan kehidupan yang akan menemui dinamika baik senang maupun duka. Namun, sebagai tim dari perguruan tinggi yang berjuluk ‘Kampus Pahlawan’, perjalanan ini tetap harus dilanjutkan dengan penuh semangat dan penuh tanggungjawab.

“Karena kita juga membawa misi untuk membumi dengan masyarakat dan mengedukasinya, serta membawa nama besar ITS dalam perjalanan ini,” ujar guru besar Teknik Lingkungan ITS tersebut. (wh)