ITS Bantu Mahasiswa Asal Sulteng yang Terdampak Bencana

ITS Bantu Mahasiswa Asal Sulteng yang Terdampak Bencana

ITS Surabaya, mahasiswa, dampak bencana, bantuan,

ITS juga sudah memiliki jejaring dengan TNI AL, sehingga bantuan bisa mudah tersalurkan. Bantuan gelombang pertama ITS yang berupa logistik berjumlah 300 packs yang sudah terkumpulkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS, hari ini (10/10), sudah dapat tersalurkan juga menuju Palu melalui TNI AL. “Saya berharap mahasiswa ITS yang berasal dari Sulteng ini nantinya juga bisa membantu dalam pendistribusian bantuan ITS menuju Palu,” ujarnya.

Menanggapi agenda ini, respon positif diberikan oleh salah satu mahasiswa ITS, Angga Tegar Setiawan, mahasiwa pascasarjana Teknik Mesin ITS yang berasal dari Karaja Lemba, Kota Palu. Ia langsung bersedia untuk menjadi salah satu relawan ITS untuk membantu para korban yang berada di Palu dan Donggala.

Ketika ditanya mengenai kabar keluarganya di sana, Angga menjawab bahwa keluarganya baik-baik saja. Namun tembok rumah mereka mengalami retak di beberapa bagian dan ada beberapa bagian rumah juga yang runtuh. “Waktu gempa terjadi saya ada di Surabaya, adik yang ada di sana langsung telepon saya. Saat ini keluarga saya masih mengungsi di rumah saudara di kecamatan Rio Pakava,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembelajaran dan Kesejahteraan Mahasiswa (BAPKM) ITS Ir Agus Gunaryo menyampaikan, sampai saat ini total sudah ada tujuh mahasiswa asal Untad yang mendaftar di Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS. Diharapkan, setelah dikumpulkannya para mahasiswa ITS yang berasal dari Sulteng ini dapat menjaring lagi para mahasiswa Untad yang ingin berkuliah Sit In di ITS.

“Saat ini kendala mereka (mahasiswa Untad, red) memang masih masalah transportasi dari Palu ke Surabaya. Untuk masalah ini, kami juga sedang mendiskusikannya dengan para pimpinan,” ujarnya. (wh)