Investor di Jawa Timur Meningkat 16 Persen

Investor di Jawa Timur Meningkat 16 Persen

Senior Officer Bursa Efek Surabaya Asikin Ashar.foto:arya wiraraja/enciety.co

Menghadapi tahun yang penuh tantangan, Kantor Bursa Efek Surabaya melakukankegiatan yang dapat meningkatkan investasi. Di antaranya dengan menggelar acara Investival 2018 pada Oktober 2018. Kegiatan ini dharapkan dapat menggaet investor baru.

“Untuk memudahkan kita mengenali para investor, kami membagi tiga kategori. Yaitu calon investor, investor baru, dan investor tetap,” ujar Senior Officer Bursa Efek Surabaya Asikin Ashar, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya bertajuk “Investasi & Pengendalian Keuangan”, Jumat (28/9/2018).

Kata dia, acara tersebut dijadwalkan diadakan di Grand City Surabaya. Untuk para investor baru, Bursa Efek menggelar acara Investor Summit Surabaya yang digelar September 2018 lalu.

“Dalam acara Investor Summit Surabaya itu, ada acara public expose yang mengajak para emiten atau perusahaan yang telah terdaftar secara terbuka memberikan pemaparan laporan keuangan tahunan,” papar Asikin.

Asikin juga menegaskan, lewat beberapa program tersebut, secara umum, jumlah investor di Jawa Timur angkanya meningkat 16 persen. Terhitung mulai Januari hingga September 2018. Jika dilihat secara year on year (yoy) angkanya naik 24 persen dibanding tahun 2017 lalu.

Artinya, beberapa program yang digelar Bursa Efek ini telah berjalan lancar. “ Terlebih, Bursa Efek mencatat ada beberapa program yang berhasil. “Di antaranya “Yuk Nabung Saham dan Desa Nabung Saham” yang sukses menggaet investor baru dari kalangan mahasiswa dan masyarakat pedesaan,” tandas Asikin. (wh)

Marketing Analysis 2018