Ini yang Wajib Diperhatikan Agar Terhindar dari Kegagalan Investasi

Ini yang Wajib Diperhatikan Agar Terhindar dari Kegagalan Investasi

Inggid, Dedi Herlambang, dan Kresnayana Yahya dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (3/8/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Kurun waktu terakhir, investasi paling diminati masyarakat. Namun, untuk masuk ke sektor ini, masyarakat perlu cermat dan bijak. Karena banyak oknum yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat yang ingin berinvestasi untuk melakukan tidakan penipuan.

Hal itu ditegaskan Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (3/8/2018).

Menurut dia, masyarakat wajib memperhatikan perusahaan atau lembaga yang menyelenggarakan kegiatan investasi. Secara garis besar, ada dua bentuk usaha jasa keuangan yang ada di Indonesia. Pertama, jasa keuangan berbentuk bank. Kedua, usaha jasa yang bentuknya usaha nonbank.

“Kegiatan investasi itu bentuknya bermacam-macam. Contohnya, penyedia jasa keuangan asuransi. Banyak yang keberadaannya telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, banyak pula perusahaan asuransi tersebut yang memiliki unit link berbeda,” jelas pakar statistik ITS itu.

“Contohnya, ada penyedia jasa keuangan investasi kesehatan seperti asuransi yang memiliki unit link yang melibatkan usaha-usaha lain. Untuk menyikapi hal ini, kita harus lebih bijak sebelum menginvestasikan uang kita,” tegas dia lagi.

Yang perlu dicermati, terang dia, meski terdaftar di dalam OJK, unit link atau program investasi yang diselenggarakan lembaga tersebut belum terdaftar.

“Unit link adalah produk perusahaan investasi. Sebelum berinvestasi, sudah menjadi kewajiban kita untuk dapat secara detail memeriksa perusahaan dan sekaligus program yang dijalankan. Selain dapat mengurangi risiko kegagalan investasi, kita juga dapat terhindar dari segala modus penipuan yang kini mulai marak terjadi,” tegas dia. (wh)