Ini Komponen Keuangan yang Harus Diketahui Pelaku Bisnis

Ini Komponen Keuangan yang Harus Diketahui Pelaku Bisnis

Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal Kantor Regional 4 OJK Jatim Dedi Herlambang.foto:arya wiraraja/enciety.co

Perencanaan dan pengendalian keuangan sangat diperlukan untuk menghadapi tahun ekonomi yang penuh tantangan. Ada beberapa komponen keuangan yang wajib diperhatikan pelaku bisnis. Di antaranya nilai pemasukan, nilai pengeluaran, saving point atau tabungan, dan biaya jaminan kesehatan.

“Lantas, jika diprosentase, angka maksimal yang dapat diajukan masyarakat saat berutang adalah 30 persen dari total pendapatannya per bulan. Karena jika lebih dari angka tersebut, kami yakin masyarakat bakal sulit mengembalikan dana yang dihutang di tengah perekonomian seperti sekarang ini,” ujar Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal Kantor Regional 4 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim Dedi Herlambang dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya  bertajuk “Investasi & Pengendalian Keuangan”, Jumat (28/9/2018).

Dedi berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi peluang investasi. Ada beberapa poin yang dapat digunakan masyarakat untuk terhindar dari investasi bodong. Pertama, pendekatan sosial. Di mana masyarakat tidak mengikuti pola kehidupan yang konsumtif.

“Jadi untuk ibu-ibu, saya harap ditahan dulu jika ingin membeli tas-tas bermerek dan barang-barang mewah lainnya. Lalu, untuk bapak-bapaknya ditahan dulu untuk beli barang-barang mewah seperti mobil mewah,” tegas dia, lantas tersenyumn.

Kedua, sambung Dedi, pendekatan situasional. Dimana masyarakat harus dapat menekan dan mengurangi kesempatan pelaku penipuan berkedok investasi bodong.

“Yang dapat dilakukan masyarakat adalah jangan sungkan untuk menolak tawaran-tawaran investasi yang tidak lazim,” tandas Dedi.

Ketiga, pendekatan komunitas masyarakat. Dalam hal ini, Dedi berharap agar masyarakat dapat berperan aktif untuk sama-sama menjaga dan memantau jika ada lembaga yang menawarkan investasi bodong.

“Jika ingin berinvestasi kita wajib mengecek terlebih dahulu lembaga tersebut di lembaga-lembaga resmi yang berwenang seperti OJK, Bursa Efek dan lain sebagainya. Jika ditemukan ada yang mencurigakan, masyarakat dapat lapor ke lembaga polisi dan lain sebagainya, karena lembaga-lembaga berwenang seperti kepolisian sekarang sudah menjadi lembaga mitra yang tergabung dalam satgas waspada investasi,” kata Dedi. (wh)

Marketing Analysis 2018