Ini Jurus Risma Angkat Perekonomian Surabaya

Ini Jurus Risma Angkat Perekonomian Surabaya

Wali Kota Surabaya Wali Kota Tri Rismaharini saat menghadiri peresmian Transmart Rungkut, Jumat (24/2/2017). Foto: arya wiraraja/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memiliki beberapa cara jitu meningkatkan perekonomian di Surabaya. Salah satunya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kelas kecil dan menengah.

Hal tersebut disampaikannya Wali Kota Tri Rismaharini saat menghadiri peresmian Transmart Rungkut yang berada di Jalan Raya Kali Rungkut, Jumat (24/2/2017).

Kata Risma, pada awal menjabat sebagai wali kota Surabaya 2010, banyak pihak yanh meragukan langkahnya tersebut. “Saat itu, saya berkeyakinan untuk menggarap sektor ekonomi kelas kecil dan menengah  karena dapat memajukan perekonomian Kota Surabaya,” katanya.

Risma menuturkan, dalam prinsip ekonomi jika tingkat daya beli masyarakat di level kecil dan menengah meningkat, otomatis nilai perekonomiannya juga bakal terkerek naik.

Risma lalu menjelaskan, dengan menggarap dan menata perekonomian masyarakat kelas kecil dan menengah, banyak hal positif yang dapat dituai Pemerintah Kota Surabaya sekarang. Di antaranya peningkatan perputaran uang di Kota Surabaya, lebih tertatanya lingkungan dan tingkat kedisiplinan, keamanan, serta ketertiban kota juga makin meningkat.

Risma juga mencontohkan, keamanan dan ketertiban tersebut dapat terlihat dari makin rapi dan tertatanya lingkungan Kota Surabaya saat ini. Selain itu, setiap tahunnya pada perayaan Hari Buruh, Pemerintah Kota yang melayani masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan semua pihak untuk ikut merayakannya. Kami mengajak para buruh di Surabaya menggelar syukuran yang dipusatkan di Balai Kota,” terang dia.

Risma juga mengutip data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, dimana pertumbuhan perekonomian Surabaya naik dan menyentuh angka 8 persen.

“Jadi dapat disimpulkan, naiknya angka pertumbuhan perekonomian ini mempengaruhi seluruh aspek di Kota Surabaya,” kupas Risma. (wh)

Marketing Analysis 2018