Ini Dia 10 Atlet Terkaya 2015

Ini Dia 10 Atlet Terkaya 2015
Floyd Mayweather Jr, Manny Pacquiao, Cristiano Ronaldo

Tutup tahun, majalah Forbes merilis daftar atlet terkaya di dunia sepanjang 2015. Sebanyak 10 nama atlet terkaya tersebut datang dari berbagai cabang olahraga, termasuk tinju, sepak bola, bola basket, dan golf.

Berikut 10 nama atlet berpenghasilan terbesar:

1. Floyd Mayweather Jr

Penghasilan fantastis Mayweather diperoleh saat melakukan megatarung dekade ini antara dirinya melawan petinju Filipina, Manny Pacquiao, pada 2 Mei di MGM Grand, Las Vegas.

Tahun ini, Mayweather mampu mendapatkan penghasilan USD 300 juta yang didapatnya dari bayaran pertarungan serta pendapatan iklan.

Mayweather yang memiliki rekor bertarung 48-0 terkenal boros dalam mempergunakan uangnya, antara lain untuk membeli mobil mewah bagi dirinya dan anak-anaknya.

2. Manny Pacquiao
Saat menghadapi Floyd Mayweather Jr, Manny Pacquiao mendapat bayaran terbesar sepanjang kariernya, yaitu USD 125 juta. Sebelumnya, bayaran tertinggi yang diperolehnya “hanya” USD 23 juta.

Pacquiao memiliki rumah dengan luas tanah 10 hektar di Beverly Hills. Sementara itu, untuk bisnisnya di Filipina, Pacquiao antara lain memiliki jaringan pusat kebugaran, Pacman.

3. Cristiano Ronaldo
Dalam karier sepak bolanya pada usia 30 tahun ini, Cristiano Ronaldo telah memiliki segalanya. Ia memiliki penghasilan per tahun USD 79,6 juta dengan USD 52,6 juta di antaranya diperoleh melalui sepak bola. Sementara itu, sebagai model iklan, Ronaldo mengikat kontrak dengan Nike, Herbalife, Castrol, dan Komani yang mencapai nilai kontrak USD 27 juta.

Ronaldo juga menggunakan penghasilannya dengan memiliki Lamborghini Aventador seharga USD 300.000 serta rumah peristirahatan seharga USD 7 juta di Madrid.

4. Lionel Messi
Bintang sepak bola klub Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, memiliki penghasilan per tahun mencapai USD 51,8 juta.  Sementara itu, dari dunia iklan, Messi mampu meraup USD 22 juta.

5. Roger Federer
Legenda tenis Swiss, Roger Federer, “hanya” menempati peringkat dua ATP di bawah petenis Serbia, Novak Djokovic. Namun, petenis berusia 33 tahun yang telah mengantungi 17 gelar juara turnamen grand slam ini tetap merupakan salah “satu atlet berpengasilan tertinggi di dunia”.

Federer menjadi model untuk iklan, seperti Nike, Rolex, dan Credit Suisse. Ia sering tampil parlente dengan baju produksi Prada atau Dolce & Gabbana.

6. LeBron James
LeBron James selalu menganggap dirinya sebagai “pemain bola basket terbaik di dunia”. Penghasilannya pada 2015 mencapai USD 64,8 juta dengan penghasilan bersih sebelumnya yang mencapai USD 42,5 juta.

Dengan penghasilan sebesar itu, tak heran LeBron mampu “menghujani” kekasihnya dan tunangannya, Savannah Brinson, dengan cincin seharga USD 300.000.

7. Kevin Durant
Pada usia 26 tahun, pemain klub NBA, Oklahoma City Thunder, Kevin Durant, mendapat penghasilan tahunan mencapai USD 54,2 juta.  Ia menggunakan sebagian penghasilannya untuk investasi dengan membuka sebuah kedai ayam goreng di dekat tempat tinggalnya.

8. Phil Mickelson
Atlet golf dunia ini mengaku sangat kesal dengan kenaikan pajak penghasilan. Ia mengaku marah dengan kebijakan Presiden Barack Obama yang menaikkan pajak penghasilan.

Pegolf berusia 45 tahun ini setahun berpenghasilan mencapai USD 52,8 juta. Sementara itu, kekayaannya antara lain terdiri dari rumah mewah di Ranco Santa Fe.

9. Tiger Woods
Mantan pegolf nomor satu dunia ini pernah menjadi atlet dengan penghasilan terbesar versi Forbes pada 2009. Meski kemudian penghasilannya menurun akibat skandal perselingkuhan, Woods tetap memiliki penghasilan besar melalui pertandingan maupun iklan.

Pada 2015, ini ia diperkirakan memiliki penghasilan mencapai USD 50,6 juta dollar AS yang diperolehnya dari produsen alat olahraga, Nike, yang masih setia menggunakannya sebagai model serta dari Hero MotoCorp.

10. Kobe Bryant
Dengan gaji sebesar USD 23,5 juta per musim kompetisi yang diperolehnya dari Los Angeles Lakers, Kobe tetap menjadi salah satu pemain termahal NBA, bahkan saat ia mengatakan musim 2015-2016 merupakan musimnya yang terakhir di NBA. (frb)

Marketing Analysis 2018