Industri Kreatif Sawoong Surabaya Tembus Pasar Luar Negeri

Industri Kreatif Sawoong Surabaya Tembus Pasar Luar Negeri

Kuncarsono Prasetya sukses mengembbangkan bisnis kaus heritage.

Industri Kreatif Sawoong Surabaya Tembus Pasar Luar Negeri

Sawoong semula hanya sebagai aktualisasi hobi menggambar dari Kuncarsono Prasetyo (38). Berdiri sejak 2008. Usaha ini semula hanya menjual cinderamata khas Surabaya. Proses produksi mulai sablon hingga jahit diserahkan ke rekannya. Kuncar panggilan akrabnya hanya mengirim desain yang dipelajarinya otodidak.

Industri Kreatif Sawoong Surabaya Tembus Pasar Luar Negeri
Kuncarsono Prasetyo di workshop Sawoong, Jalan Peneleh, Surabaya. foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Alumni FISIP Unair ini Awalnya, Kuncar mengikuti berbagai pameran untuk memasarkan produknya. Namun sejak 2009, dia mulai bisa menyewa stan open space di Cito Mall, sejak saat itu produksi meningkat.

“Ndilalah patnernya yang dipercaya produksi justru keteteran,” kata Kuncar saat ditemui enciety.co di workshop Jalan Peneleh, Surabaya, Kamis (17/12/2015).

Pertengahan 2009, dia mencoba membuat workshop clothing. Dengan modal 5 juta, Kuncar membeli satu set mesin jahit, peralatan sablon, dan menyewa garasi rumah tetangganya. Enam bulan produksi semakin deras. Klien pertamanya House of Sampoerna. Pimpinannya, Ina Silas, kepincut dan mengajak Sawoong berjualan di Museum HoS. Semua produk HoS juga di produksi di workshop mini itu.

Tetapi perjalanan usaha ternyata tidak mulus. Sawoong diusir dari garasi rumah saat menginjak satu tahun. Padahal, masa sewanya kurang satu tahun lagi. Ini karena sang pemilik rumah tidak rela garasinya disewakan. “Yang punya orang Jakarta, adiknya yang dipasrahi menjaga rumah sang kakak. Dan adiknya itulah yang menyewakan ke saya,” ujarnya, kecut.

Saat itu, Kuncar kelimpungan mencari tempat produksi. Akhirnya, dia berhasil mendapat rumah kontrakan di Kalidami. Di situlah Sawoong tumbuh pesat. Dari seorang penjahit dan dua tukang sablon, jumlah pegawainya terus bertambah. Dia juga melibatkan ibu rumah tangga di sekitarnya untuk menjadi pekerja lepas.

Kuncar membentuk badan usaha.  Tempat penjualan juga bertambah, yaitu di JMP 2, Terminal 2 Juanda, dan Royal Plaza. Belakangan counter yang terakhir ditutup karena pertimbangan efisiensi.

adventure sawoong1

Marketing Analysis 2018