Indonesia Tujuan Investasi Industri Otomotif

Indonesia Tujuan Investasi Industri Otomotif

Indonesia Tujuan Investasi Industri Otomotif

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menegaskan, Indonesia masih menjadi tujuan investasi di sektor industri otomotif mengingat target produksi nasional pada 2020 sebesar 2,5 juta unit kendaraan.

“Karena di kluster ini ada 3 industri besar, ada Mitsubishi Motors, Suzuki, dan Shanghai Wuling. Hal ini tentunya mengisyaratkan bahwa Indonesia adalah tujuan investasi yang tepat bagi sektor otomotif dan menjadi momentum yang tepat untuk mendorong pengembangan sektor industri otomotif lebih maju lagi,” kata Airlangga dalam laporannya saat acara peresmian pembangunan pabrik baru PT MMKI dan perkembangan industri otomotif nasional di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017).

Menurut Airlangga, pasar produksi otomotif nasional sudah mencapai 1,1 juta dengan jumlah ekspor 200 ribu unit.

Sementara untuk pasar kendaraan roda dua mencapai 6,5 juta unit dengan total ekspor sebanyak 228 ribu unit. Selain itu, industri otomotif juga menyerap sekitar 3 juta tenaga kerja di Indonesia.

Airlangga menjelaskan industri otomotif menjadi salah satu industri andalan pada kebijakan industri nasional yang juga memberikan nilai besar dalam produk domestik bruto.

Pada 2016, industri otomotif mencatatkan kontribusi subsektor industri alat angkutan terhadap PDB sektor industri non-migas sebesar 10,47%.

Nilai tersebut menjadi yang terbesar ketiga setelah industri makanan dan minuman (32,84%) dan subsektor industri barang logam komputer, elektronik, optik, dan peralatan listrik (10,71%).

“Untuk itulah maka industri otomotif tersebut akan terus didorong sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar lagi bagi perekonomian nasional,” jelas Airlangga yang menambahkan pertumbuhan perekonomian nasional diatas 5% menjadi keuntungan tersendiri bagi sektor industri otomotif Indonesia ditengah pelambatan ekonomi global.

Sementara itu, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI) telah meresmikan pabrik baru di Kawasan Greenland International Center (GCII), Cikarang Pusat, Provinsi Jawa Barat.

Menurut keterangan Airlangga, PT MMKI memiliki total investasi sebesar Rp7,5 triliun dengan kapasitas produksi 160 ribu unit/tahun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 3 ribu orang. (ant/wh)