Hasil SGE 2018, UKM Surabaya Bisa Menyasar Pasar Kelas Menengah Atas

Hasil SGE 2018, UKM Surabaya Bisa Menyasar Pasar Kelas Menengah Atas

Stan Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda di Surabaya Great Expo ) 2018 di Atrium Mall Grand City, 10-14 Agustus 2018.foto:arya wiraraja/enciety.co

Surabaya Great Expo (SGE) 2018 yang digelar di Atrium Mall Grand City, 10-14 Agustus 2018 lalu, menjadi berkah bagi pelaku usaha kreatif Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda. Pasalnya, 36 orang pelaku usaha yang ikut acara tersebut mampu meraup omzet Rp 41 juta.

Bukan hanya itu saja, hasil SGE 2018 juga menjadi bukti jika produk-produk pelaku usaha Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda yang dijual laku dan mampu menyasar segmen pasar kelas menengah atas.

“Alhamdulillah, hasilnya bagus. Kami tidak menyangka bakal mendapatkan omzet sebesar itu selama empat hari penyelenggaraan,” kata Teguh Andoria, fasilitator Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda, Senin (20/8/2018).

Kata dia, prestasi ini di luar dari harapan para pelaku usaha Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya. Pasalnya, acara teraebut juga berbarengan dengan acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan yang juga diadakan Pemerintah Kota Surabaya.

Teguh lalu mengungkan, ada beberapa pelaku usaha yang meraih hasil penjualan terbesar pada acara tersebut. Peringkat pertama Larisma milik Sumini dengan produk Pecel Semanggi,meraup omzet Rp 7,6 juta. Peringkat kedua ditempati Denil Puding milik Dedi Kurnia Sunarno dengan total omzet Rp 4,2 juta. Perngkat ketiga, Dapur Flamboyan milik Chofiyah (Bu Jai) yang menjua Lapis Surabaya meraup Rp 4,1 juta.

“Perlu dicatat, prestasi tersebut bukan merupakan prestasi individual. Karena dalam di Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya kita diajak tumbuh dan berkembang bersama. Karena itu, kita harus saling tolong menolong agar dapat terus berkembang,” tegas Teguh.

Hasil SGE 2018, UKM Surabaya Bisa Menyasar Pasar Kelas Menengah Atas
foto:arya wiraraja/enciety.co

Teguh juga mengingatkan, yang terpenting dari acara tersebut adalah bagaimana para pelaku usaha memperkenalkan brand usaha yang selama ini telah dibangun.

“Dalam acara seperti Surabaya Great Expo 2018 ini, meraup omzet itu bonus. Namun terpenting membangun jaringan usaha agar lebih berkembang dan menjadi lebih maju lagi,” tegasnya. (wh)

Marketing Analysis 2018