Gubernur Kukuhkan Satgas Sapu Bersih Jatim

Gubernur Kukuhkan Satgas Sapu Bersih Jatim

Pengukuhan tim satgas sapu bersih di Gedung Negara Grahadi, Senin (14/11/2016).

Unit Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih  Pungutan Liar (Pungli) Provinsi Jawa Timur dikukuhkan oleh Gubernu Jatim Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (14/11/2016).

Satgas Sapu Bersih dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim No. 188/624/KPTS/013/2016 sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) No. 87 Tahun 2016.

Gubernu Jatim Soekarwo mengatakan pembentukan satgas ini dilakukan sebagai upaya menciptakan kualitas pelayanan kepada masyarakat, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur.

“Yang perlu dilakukan saat ini langkah promotif (sosialisasi) dan preventif (pencegahan), sehingga pungutan liar tak ada lagi. Sistem hukum di Indonesia sejatinya juga sudah bagus, yang masih perlu dibenahi adalah law enforcement   (penegakan  hukum),” kata Soekarwo.

Pungutan liar timbul karena tidak adanya pilihan dari masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan, misalnya pembayaran pajak. Oleh karena itu salah satu yang harus dilakukan adalah penyediaan tempat penyelesaian masalah atau pembayaran secara online   dengan menggunakan sistem  IT.

Selain itu diharapkan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik diantara Tim Satgas Sapu Bersih Pungli. “Semua fungsi harus berjalan dengan baik, sehingga pungli dapat ditekan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik meningkat,” harapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Rudi Prabowo Aji mengatakan tahun 2016 sebagai reformasi bidang hukum. Oleh karena itu sangat diharapkan satgas dapat bekerja dengan jeli dan aktif hingga mampu membasmi penyakit masyarakat.