Finishing dan Ujian Teori Menjahit Blus

Finishing dan Ujian Teori Menjahit Blus

Pelatihan cluster creative industry jahit garmen Pahlawan Ekonomi Surabaya di Kaza City Mall, Minggu (5/8/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan cluster creative industry jahit garmen Pahlawan Ekonomi Surabaya memasuki babak akhir. Setelah finishing, peserta pelatihan tersebut dihadapkan dalam ujian teori materi menjahit blus.

Menurut Lilik Solikati, mentor creative industry, sebelum dinyatakan lulus dan melanjutkan materi lain, para pelaku usaha diwajibkan menguasai materi teori jahit dan konveksi membuat busana blus.

“Materi ini terbilang materi tingkat lanjut. Karena selain diwajibkan mampu menerapkan materi praktik, para peserta pelatihan juga diwajibkan untuk memahami materi secara teori. Ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan agar mereka benar-benar paham materi yang sudah diajarkan,” ulas Lilik Solikati, di sela pelatihan di Kaza City Mall, Minggu (5/8/2018).

Lilik menuturkan, ada beberapa materi yang dia ujikan pada hari itu. Pertama, memahami desain dan membuat pola dasar. Kedua, proses memotong dan memilih kain. Ketiga, proses menjahit dan finishing produk busana blus.

“Ketiga materi itu wajib mereka jelaskan jika ingin lulus dalam pelatihan kali ini. Untuk menentukan lulus atau tidak, ada beberapa kriteria penilaian yang. Ada nilai A+, nilai A, nilai AB, B, BC dan seterusnya. Jika mereka mendapat nilai buruk, mereka wajib mengulang pada kesempatan berikutnya,” tandas Lilik.

Kata dia, ujian ini bakal diadakan di tiga minggu terakhir sesuai jadwal materi membuat busana blus. Sudah ada beberapa peserta yang berhasil mendapatkan nilai maksimal pada ujian teori tersebut.

“Mereka yang telah mendapatkan nilai sempurna kami perbolehkan mengikuti kelas selanjutnya. Ini sudah ada beberapa yang sukses. Alhamdulillah,” terangnya.

Ke depan, Lilik sangat berharap kepada peserta pelatihan yang belum ikuti ujian teori supaya segera menyelesaikan materi praktik. “Kami sangat berharap seperti itu, supaya waktu mereka tidak terbuang dan segera melanjutkan materi berikutnya. Karena kami sudah dikejar waktu hingga bulan depan, yaitu batas akhir penilaian sebelum acara Awarding Pahlawan Ekonomi 2018,” tegasnya. (wh)