Eksekusi Hukuman Mati akan Dilakukan Serentak

Eksekusi Hukuman Mati akan Dilakukan Serentak
foto:klimg

Eksekusi hukuman mati sejumlah terpidana mati di  Tanah Air saat ini akan dilakukan serentak. Langkah demikian diambil lantaran anggaran yang dikeluarkan hanya untuk satu pelaksanaan. Jaksa Agung Muda Pidana Umum, AK Basyuni Masyarif menjelaskan, pihaknya tidak akan mendahulukan dua terpidana mati GS dan TJ untuk di eksekusi. Eksekusi akan dilakukan pada waktu yang bersamaan di Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

“(eksekusi) rencananya dilakukan serentak. Anggaran juga satu,” kata Basyuni di Jakarta.

Menurut dia, Surat Perintah (Sprin) dan biaya untuk eksekusi dari Kejaksaaan telah disiapkan. Namun, karena aspek Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan empat terpidana mati kasus narkoba masih diajukan. Akibatnya, eksekusi yang sedianya dilakukan akhir tahun 2014 batal dilakukan.

GS merupakan terpidana mati kasus pembunuhan berencana di Jakarta Utara (Jakut). Sedangkan, TJ merupakan terpidana mati asal Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Keduanya tinggal menunggu waktu pelaksanaan eksekusi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Namun, batal karena dua dari empat terpidana mati lainnya, yakni AH dan PL sedang mengajukan PK. Keduanya merupakan tahanan dari Kejaksaan Negeri Batam, Kepulauan Riau.

Dua dari empat terpidana mati lainnya yang merupakan warga negara asing, yakni ND, warga negara Malawi dan terpidana MACM warga negara Brasil juga batal dieksekusi lantaran menungu proses akhir menyangkut kewajiban jaksa eksekutor menyampaikan rencana eksekusi kepada negara asal. (bst/ram)

 

Marketing Analysis 2018