Dukung Produksi Pertanian, Pemerintah Siapkan Rp 4T

Dukung Produksi Pertanian, Pemerintah Siapkan Rp 4T

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 4 triliun untuk pengembangan infrastruktur yang terkait dengan pengendalian air baku untuk mendukung sektor pertanian dan penyediaan air bersih sepanjang  2014. Alokasi dana sebesar itu ditujukan untuk kelanjutan pembangunan 21 bendungan besar, tujuh di antaranya dimulai tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir  Djoko Kirmanto mengatakan pembangunan bendungan bagian dari upaya pemerintah menyediakan infrastruktur menunjang kebutuhan air baku di sektor pertanian dan  air bersih bagi sejumlah perusahaan air minum daerah (PDAM).

“Pembangunan bendungan bukan hanya untuk pengendalian banjir, tetapi pasokan airnya bisa dimanfaatkan untuk irigasi dan pasokan sumber air bersih yang dikelola PDAM,” kata Djoko Kirmanto, Selasa (15/4/2014.

Dia mengingatkan saat ini, air sudah menjadi komoditas strategis  selain pangan dan energi  yang pemenuhannya sudah krusial.  “Dengan anggaran yang terbatas, pemanfaatan anggaran harus efektif,” imbuhnya.

Dicontohkan, pembangunan Waduk Teritip Balikpapan yang dilakukan karena kebutuhan air bersih yang terus meningkat di sana.  Waduk yang dibangun dengan anggaran Rp 255 miliar  ini diharapkan bisa memberikan sumbangan pasokan air bersih sebesar 260 liter per detik bagi PDAM di Balikpapan. Kontruksi pembangunan Waduk Teritip membutuhkan waktu tiga tahun dan mampu menampung air hingga 2,4 juta meterkubik.

Sebelumnya, Menteri PU juga telah meresmikan pembangunan tiga waduk di Jawa Timur, masing-masing Waduk Bendo di Kabupaten Ponorogo, Waduk Tukul di Pacitan dan Waduk Gongseng di Bojonegoro.  Ketiga waduk ini mulai dibangun akhir 2013 dan diharapkan rampung  pada  2017.

Total pembangunan tiga waduk ini mencapai Rp 1,53 triliun dengan kapasitas tampungan air mencapai 75 juta meter kubik. Kemampuan itu akan mampu mengairi lahan pertanian seluas 14.600 hektare dan pasokan air baku 1.400 liter per detik.

Menteri PU menyebutkan, penyediaan air baku maupun air bersih, pemerintah terus meningkatkan ketersediaannya. Selama 10 tahun terakhir, pemerintah telah menambah 22  waduk skala besar yang terbesar di seluruh Indonesia sebagai sarana penyaluran air untuk irigasi, sumber energi listrik dan pengendalian banjir.

Di sisi penyedian air bersih, pemerintah  mengungkapkan peningkatan akses air bersih kepada penduduk dari 42 persen di tahun 2005 menjadi 61,8 persen pada 2014 dan meningkat menjadi 68 persen pada akhir 2015. (wh)