Dua Pelaku Usaha Pahlawan Ekonomi Ini Sukses Gandeng Komunitas

Dua Pelaku Usaha Pahlawan Ekonomi Ini Sukses Gandeng Komunitas

Teks: Diah Arfianti dan Choirul Mahpuduah dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (2/2/2018). foto:arya wiraraja/enciety.co

Choirul Mahpuduah dan Diah Arfianti adalah dua dari ratusan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi kini bisa tersenyum lega. Pasalnya, kedua pelaku usaha ini benar-benar menikmati jerih payahnya hingga sukses membangun kegiatan berusaha yang mampu menolong masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, produk kedua pelaku usaha ini laris manis. Yang mutakhir, produk mereka sudah dijual di dalam pesawat Citilink dan sudah repeat order (dipesan ulang).

Choirul Mahpuduah mengaku kunci dari keberhasilan usahanya adalag sungguh-sungguh dan istiqamah. “Kuatkan niat dan usaha yang getol merupakan, itu kunci kesuksesan,” katanya dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya yang dipandu Don Rozano, General Manager Enciety Business Consult dan Steering Committee Pahlawan Ekonomi Surabaya, Jumat (2/2/2018).

Irul, begitu ia karib disapa, sebelumnya adalah seorang buruh. Dia harus menerima pil pahit seteah di PHK lantaran ikut memperjuangkan hak-hak buruh. Setelah dipecat, Irul tak patah arang. Dia menggerakkan warga kampungnya untuk memproduksi kue. Hasilnya kini, ia berhasil membuat kounitas Kampung Kue di Rungkut yang bisa menambah pemasukan tambahan warga di sana.

“Setelah bergabung bersama Pahlawan Ekonomi dan bersama teman-teman menggagas Kampung Kue, saya dapat lebih fokus dan terpacu untuk maju.

Kuncinya, jika ingin sukses cobalah panjenengan semua harus berkumpul atau membuat komunitas. Karena dengan demikian panjenengan semua akan terpacu karena lingkungan yang mendukung,” tegas Irul yang sukses menjual almod crispy dengan label Pawon Kue.

Hal serupa juga dilontarkan Diah Arfianti, owner Diah Cookies. Menurut dia, menjadi seorang pelaku usaha adalah urusan nyali. Kata dia, jika tidak pernah mencoba dan pernah gagal, para pelaku usaha tidak akan pernah berkesempatan untuk sukses.

“Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk menjadi pelaku usaha adalah melangkah maju. Niat untuk maju ini memang sangat sulit untuk ditumbuhkan dan dilakukan. Namun, jika kita berani melangkah dan berinovasi, niscaya Allah juga bakal mewujudkan cita-cita kita,” ungkap perempuan pelaku usaha beromzet miliaran rupiah itu.

Selain membeberkan kunci suksesnya dalam melakoni usaha, Diah juga sepakat untuk tidak merahasiakan dapur dari usahanya. Katanya, agar terus maju, para pelaku usaha wajib membagi ilmu. Entah itu kepada para pegawai atau kawan-kawan seperjuangan.

“Jika saya merahasiakan dapur, saya tidak akan maju dan hanya mengurus produksi saja. Namun saat ini, dengan saya mendelegasikan urusan dapur dan resep kepada para pegawai, akhirnya saya dapat mengurus kebutuhan usaha yang lain,” tegas dia. (wh)

Terkait:
Di-PHK, Perempuan Ini Raup Jutaan Rupiah lewat Almond Crispy
Jualan di Facebook, Diah Cookies Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah