DPPK Kenalkan Penyampaian SPTPD Elektronik ke 850 Wajib Pajak

DPPK Kenalkan Penyampaian SPTPD Elektronik ke 850 Wajib Pajak

Kepala DPPK Kota Surabaya, Yusron Sumartono saat pemaparan SPTDP elektronik

Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Kota Surabaya melakukan sosialisasi sistem penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) untuk mencegah terjadinya kebocoran pajak.

Salah satunya dengan meminimalkan cara manual dalam penyampaian dan pembayaran pajak. DPPK Kota Surabaya melakukan sosialisasi sistem penyampaian SPTPD elektronik (e-SPTPD) di Graha Sawunggaling, Lantai VI kantor Pemerintah Kota Surabaya, Selasa (9/8/2016).

Acara yang berlangsung dua hari ini dihadiri sekitar 850 wajib pajak hotel, restoran, hiburan, parkir. Untuk hari ini, diikuti wajib pajak hotel dan parkir. Dan, Rabu esok akan diikuti wajib pajak restoran dan hiburan.

Kepala DPPK Kota Surabaya, Yusron Sumartono mengatakan, e-SPTPD merupakan cara baru dalam penyampaian laporan omset penjualan melalui fasilitas sistem pelaporan elektronik yang akan memudahkan wajib pajak dalam melaporkan pajak dengan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat.

“Ini merupakan pelayanan kami terhadap wajib pajak. Kami mempermudah administrasi penyampaian laporan wajib pajak ke DPPK secara elektronik. Jadi, yang selama ini dilakukan secara manual dengan laporan disampaikan harus datang ke kantor, ke depan tidak usah ke kantor tetapi cukup melalui website dinas kami,” tegas Yusron Sumartono usai membuka sosialisasi pajak hotel, parkir, restoran, hiburan serta penyampaian e-SPTPD.

Menurut Yusron, salah satu tujuan inovasi e-SPTPD ini adalah untuk mencegah kebocoran pajak. Selama ini, ketika penyampaikan pajak dilakukan secara manual, masih memungkinkan ada wajib pajak yang menyampaikan bahwa mereka terlambat menyampaikan pajak karena alasan tertentu.

“Bisa saja kami beri ruang itu untuk menunda pembayaran. Tetapi ke depan, dengan online, ini akan kelihatan dan bisa terkontrol mana wajib pajak yang belum menyampaikan SPTPD, sehingga bisa segera disampaikan,” ujarnya.

Untuk teknisnya, Yusron menjelaskan, penyampaian SPTPD secara daring (online) tersebut bisa dibuka di website DPPK. Nantinya, DPPK akan memberikan user password nya kepada setiap wajib pajak. Jadi, setiap wajib pajak akan melaporkan SPTPD bulan an nya melalui website.

Marketing Analysis 2018