DJP Jatim Gelar Pemeriksaan Serentak Wajib Pajak

DJP Jatim Gelar Pemeriksaan Serentak Wajib Pajak

Teks: Acara media gathering dan Buka Puasa Bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) I yang digelar di Novotel Surabaya (13/6/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Sebagai koordinator di tingkat kanwil, tahun ini Bidang P2IP Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur I telah melakukan pelatihan untuk petugas terkait untuk mempelajari tentang teknik e-audit, pemeriksaan dan aplikasi pembuka rahasia akasia yang merupakan tindak lanjut dari Perppu 1/2017 dan PMK 70/PMK.03/2017.

Dalam waktu dekat P2IP Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur  I akan mengadakan pelatihan untuk mempelajari teknik Asset Tracing pasca Tax Amnesty (TA) dan metodologi transfer pricing.

“Sebagai tindak lanjut pasca TA, Bidang P2IP berencana melaksanakan pemeriksaan serentak dan tematik dengan prioritas wajib pajak yang tidak memanfaatkan TA,” kupas Ardhie Permadi, PLH Kepala Bidang P2 Humas DJP Jatim I dalam acara media gathering di Novotel Surabaya (13/6/2017).

Selain itu sambung dia, sebagai koordinator di tingkat Kanwil, Bidang P2Humas juga telah dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualias pelayanan yang ada di tingkat Kantor Pelayanan Pajak dan juga Kanwil. Telah disiapkan tenaga penyuluh perpajakan apabila ada masyarakat membutuhkan narasumber sosialisasi perpajakan.

Dia juga menjelaskan jika DJP Jawa Timur  I juga telah bekerjasama dengan 8 civitas akademika untuk mendirikan tax center yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan Kanwil di lingkungan kampus dan masyarakat untuk melakukan konsultasi perpajakan maupun pelaporan SPT secara online.

“Kanwil Jatim I juga terbuka apabila ada mahasiswa melaksanakan kegiatan magang dan penelitian di Kanwil maupun KPP Dari segi kehumasan selama ini bidang P2Humas telah bekerjasama dengan rekan media, maupun melalui media sosial untuk menginformasikan  informasi terbaru perpajakan,” urainya.

Pada tahun 2017 ini Bidang PEP Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) I juga memiliki program kerja untuk subjek pajak non-NPWP dan ber-NPWP. Bagi subjek non-NPWP telah dilaksanakan program penyuluhan, penyisiran dan geotagging yang akan berdampak pada peningkatan WP terdaftar.

“Selain itu bagi subjek ber-NPWP telah dilaksanakan program pe-non efektifan NPWP, pencabutan status sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak) dan penerbitan STP (Surat Tagihan Pajak) bagi WP tidak patuh dengan melakukan himbauan pelaksanaan kewajiban perpajakan sebelumnya,” papar Ardhie. (wh)

Marketing Analysis 2018