Digitalisasi dan Peningkatan Mutu Pelayanan

Digitalisasi dan Peningkatan Mutu Pelayanan

Teks : Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya. foto:arya wiraraja/enciuety.co

Pada tahun 2018, dunia digital makin mempengaruhi pola-pola ekonomi. Di sisi lain, masyarakat yang berusia di atas 50 tahun sampai saat ini masih beranggapan jika dunia digital masih belum sepenuhnya berpengaruh terhadap perkembangan industri dan perdagangan.

Bahkan, tak sedikit di antara mereka malah menganggap dunia digital merupakan sebuah ancaman bagi usaha. Padahal yang perlu dicermati, sekitar 70 persen populasi masyarakat kita adalah mereka yang masih berumur 50 tahun dan bahkan berumur di bawah 35 tahun. Angka 70 persen tersebut merupakan populasi yang banyak mengakses internet.

Pengaruh digitalisasi ini bukan hanya sebatas menyediakan jasa transportasi dan jasa antarmakanan, tetapi juga berperngaruh pada peningkatan mutu pelayanan pemerintah. Di mana saat ini pengurusan perizinan pemerintah sudah mulai banyak menggunakan layanan-layanan via online. Di antaranya pengurusan KTP, perizinan usaha, dan lain sebagainya.

Perkembangan dunia digital tidak lepas dari perkembangan teknologi berupa gadget. Saat ini, ada sekitar 150 juta orang Indonesia yang telah memiliki gadget. Perkembangan dunia digital tersebut telah membuat kehidupan menjadi lebih efektif dan efisien.

Jika dirinci, ketika seseorang mengurus perizinan di kantor, berapa biaya yang dibutuhkan untuk perjalanan? Belum lagi untuk biaya parkir dan risiko di jalan. Dengan menggunakan gadget dan melalui dunia digital, biaya-biaya seperti itu dapat dipangkas. (wh)

Marketing Analysis 2018