ITS Digandeng Wantiknas Sosialisasikan Gerakan Smart City

ITS Digandeng Wantiknas Sosialisasikan Gerakan Smart City

Garuda Sugardo memberi penjelasan tentang tugas Wantiknas di hadapan jajaran pimpinan ITS Surabaya

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, Smart City, konsep kota cerdas mulai dimunculkan untuk menjawab permasalahan masyarakat dalam suatu kota. Guna mewujudkan Smart City yang ideal untuk Indonesia,  Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) pun mengajak ITS dalam menyusun kriteria Smart City yang bersifat nasional.

ITS adalah salah satu dari lima Perguruan Tinggi di Indonesia yang terpilih untuk membantu menyosialisasikan dan membuat kriteria mengenai Smart City yang bersifat nasional. Menanggapi hal ini, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD, pun menyambut baik ajakan Wantiknas dalam penyusunan standarisasi Smart City tentang kriteria Smart City dalam suatu daerah.

Seperti yang telah diketauhi, saat ini semua daerah di Indonesia diminta untuk mengembangkan Smart City, namun hingga saat ini belum jelas seperti apa itu Smart City dan darimana harus memulainya.

“Untuk itu, diharapkan Wantiknas bisa segera menyusun standarisasi tersebut,” terang Guru Besar Teknik Lingkungan ITS tersebut saat audiensi dengan rombongan Tim Pelaksana Teknis Wantiknas di Rektorat ITS, Kamis (15/12/2016).

Apabila standarisasi nasional sudah terbentuk, Joni mengaku bahwa ITS siap membantu dalam menentukan elemen-elemen dan infrastruktur yang harus dipenuhi daerah-daerah di Indonesia.

Sebagai institut sains dan teknologi, saat ini ITS sudah dijadikan referensi bagi sejumlah perguruan tinggi lain dalam pengembangan IT. “Saya berharap tidak hanya menjadi referensi perguruan tinggi, namun ITS dapat membantu dalam pengembangan Smart City, terutamanya di wilayah Jawa Timur,” tuturnya.