Difasilitasi Usaha, Omzet Pelaku Usaha Surabaya Terus Meroket

Difasilitasi Usaha, Omzet Pelaku Usaha Surabaya Terus Meroket

Para pejabat Pemkot Surabaya menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda di Kecamatan Tenggilis Mejoyo. Surabaya, Minggu, (3/6/18). foto:humas pemkot surabaya

Sebanyak 64 pelaku usaha Surabaya mengikuti Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda di Kecamatan Tenggilis Mejoyo,  Minggu, (3/6/18). Kegiatan ini untuk mendorong para pelaku usaha dalam mengembangkan produknya.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Khalid mengatakan, selama ini Pemkot Surabaya tidak henti-hentinya melakukan pembangunan. Baik dari segi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Maka dari itu, kami pemerintah kota akan terus memantau apa saja kebutuhan dari para Pejuang Muda dan Pahlawan Ekonomi ke depan,” kata Khalid, saat membuka acara Road Show Pahlawan Ekonomi Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda yang digelar di depan Kantor Kelurahan Kutisari, Surabaya tersebut.

Khalid lantas mengimbau kepada camat dan lurah agar terus melakukan monitoring dan pendataan terhadap perkembangan usaha di wilayah masing-masing. Hal itu diperlukan agar supaya pemerintah kota mengetahui persis perkembangan usaha berikut kendalanya.

Difasilitasi Usaha, Omzet Pelaku Usaha Surabaya Terus Meroket
foto:humas pemkot surabaya

“Para pelaku Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda ini kebutuhannya apa, mohon untuk didata kembali, mohon untuk diteliti kembali,” ujar Khalid.

Selama ini, lanjut dia, Pemkot Surabaya terus melakukan monitoring terhadap pelaku usaha di Surabaya, hal ini menjadi bukti komitmen dari Wali Kota Risma dalam upaya menyejahterahkan warganya.

Menurut dia, selama ini Wali Kota Risma terus memerjuangkan dan mengenalkan produk-produk Kota Surabaya ketika berkunjung berbagai negara.

“Dengan semakin terkenalnya Kota Surabaya di mata dunia, maka otomatis produk-produk UKM di Kota Surabaya mudah untuk diekspor,” imbuh Khalid.

Dia juga menyampaikan pesan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mengajak kepada seluruh elemen masyarakat dapat menjaga lingkungan Kota Surabaya agar lebih nyaman dan tentram.

“Kita harus saling menjaga, bagaimana keamanan kita terhadap lingkungan. Betuklah kembali Siskamling dan PAM Swakarsa,” pesan Wali Kota Risma, yang disampaikan Khalid.

Difasilitasi Usaha, Omzet Pelaku Usaha Surabaya Terus Meroket
foto:humas pemkot surabaya

Sementara itu, pemilik Usaha Velista Craft, Diah Wahyuni, yang mengaku baru saja tergabung dalam program Pahlawan Ekonomi, Maret 2018, merasakan perbedaan yang sangat signifikan, di mana produk aksesoris kreasinya kini lebih dikenal. Bahkan, lanjut ia, aksesoris yang berbahan batik miliknya kini mulai merambah pasar ke luar daerah. “Untuk pengiriman terjauh saat ini sampai ke Kota Jakarta,” ungkapnya.

Menurut Diah, omzet penjualan produk Velista Craft kini juga semakin meningkat. Berbagai pesanan pun mulai berdatangan. Bahkan, mendekati Lebaran, banyak perusahaan yang mulai memesan produk aksesoris miliknya.

“Kemarin juga dapat pesanan parcel dari salah satu perusahaan, sebanyak 90 pcs,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Sulastri, pemilik produk kumis lele (makanan olahan ikan).Dia mengaku memulai usahanya pada tahun 2017. Ia yang mulai mengikuti PE pada 2017 lalu, menuturkan kalu produk olahan makanan dari bahan ikan miliknya kini lebih dikenal di masyarakat.

“Kini banyak orang yang mengenal produk saya dan pastinya omzetnya juga sekarang semakin bagus,” pungkasnya. (wh)

 

Marketing Analysis 2018