Delegasi Colombo Plan Borong Sepatu Dolly

Delegasi Colombo Plan Borong Sepatu Dolly

Para delegasi Colombo Plan memborong sepatu made in Dolly, Selasa (20/6/2016). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Kawasan bekas lokalisasi Dolly dan Putat Jaya VIII B Surabaya mendadak ramai dengan kunjungan dari 18 peserta delegasi Colombo Plan, Selasa (20/9/2016).

Kota Surabaya sendiri menjadi tuan rumah dalam pertemuan “Sharing Best Practise on Women and Leadership” yang dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise kemarin.

Fakih Usman kepala bagian penyusunan program dan anggaran biro perencanaan dan data kementerian PPA mengatakan dipilihnya Kota Pahlawan sebagai tempat penyelenggaraan Colombo Plan dikarenakan keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menutup tempat lokalisasi Dolly dan Jarak.

“Surabaya kenapa dipilih, karena pemimpin dan perempuan yang ada di kota ini hebat. Seperti diketahui Risma banyak menerima penghargaan terkait perlindungan anak dan perempuan,” kata Fakih Usman.

Oleh karena itu, Fakih Usman meneruskan pihaknya ingin berbagi pengalaman dengan 14 negara yang menghadiri acara pertemuan ini. Negara yang datang yaitu Maladewa, Bangladesh, Bhutan, Iran, Malaysia, Pakistan, Filipina, Vietnam, Nepal, Sri Lanka, Myanmar, Fiji, Afghanistan dan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kami ingin menunjukkan salah satunya adalah ditutupnya Dolly sebuah prestasi yang besar. Karena kemaksiatan diganti dengan positif dan itu luar biasa. Dan Risma dapat memobilisasi SKPD secara total,” ujarnya sambil menyebutkan jika acara Colombo Plan ini akan berakhir pada Jumat tanggal 23 nanti dengan melakukan kunjungan ke Balai Kota Surabaya.

Marketing Analysis 2018