Cara Menerapkan Teknik Cetak Screen Sablon CMYK

Cara Menerapkan Teknik Cetak Screen Sablon CMYK

Teks: Pelatihan sablon Pejuang Muda Surabaya di Kaza City Mall, Sabtu (3/2/2018). foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan sablon Pejuang Muda Surabaya memasuki babak baru dengan belajar cara pisah warna atau pecah gambar untuk teknik cetak film sablon separasi CMYK.

Menurut Akhmad Arief, mentor pelatihan sablon Pejuang Muda Surabaya, CMYK adalah proses color atau yang umum disebut sablon separasi merupakan proses mencetak gambar menggunakan 4 proses warna, yakni cyan, magenta, yellow, dan black /”K” disebut key color.

“Keempat warna yang digunakan adalah merah hitam biru dan kuning. Kami mengenalkan kepada para peserta, jika keempat warna ini dikombinasikan dengan baik, maka kita bakal menciptakan gambar yang lebih hidup. Biasanya teknik ini digunakan saat kita membuat gambar sablon wajah seseorang, gambar benda seperti foto motor dan lain sebagainya,” tegas Arief di Kaza City Mall, Sabtu (3/2/2018).

Kata dia, agar hasil dari gambar yang dibaut maksimal, para anak muda pelaku usaha membutuhkan setidaknya 5 screen film sablon. “Kita menggunakan lima screen film ini supaya hasil gambar yang dicetak lebih hidup dan detail. “Makin detail gambarnya, semakin tinggi harga produk sablon yang kita produksi ini,”tegas dia.

Untuk dapat mencetak screen sablon, terang Arief, para peserta terlebih dulu mengatur gradasi warna dengan menggunakan alat bantu komputer. “Agar hasil sablonnya maksimal, desain gambar yang digunakan juga harus detail. Jika tidak, kita bakal kesulitan saat proses menyablon,” tutur dia.

Arief juga mengatakan, jenis screen film yang digunakan adalah screen film jenis T77 atau jenis T90. Kedua jenis screen film sablon tersebut memiliki tekstur yang kasar dan sangat cocok dipakai pada proses CMYK.

Untuk bisa secara cepat memahami teknik CMYK yang diajarkan, para peserta dituntut untuk dapat rajin berlatih praktik.

“Jadi, kami sangat menyarankan jika ada kesempatan mendapat pesanan, segera diambil. Jika kesulitan pasti akan kami bantu untuk pecahkan secara gratis, karena Pejuang Muda ini tempatnya untuk menimba ilmu,” tegas Arief. (wh)