Cara Memproduksi Tas Ransel Selempang

Cara Memproduksi Tas Ransel Selempang

Pelatihan cluster creative industry intermediate Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (15/4/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan cluster creative industry intermediate Pahlawan Ekonomi membuat produk tas ransel selempang. Kali ini, para peserta pelatihan telah memasuki tahap finishing.

“Membuat tas ransel selempang ini terholong sulit, sehingga kami membagi pelatihan menjadi empat kali pertemuan,” ujar Nanik Heri, koordinator mentor pelatihan creative industry, di Kaza City Mall, Minggu (15/4/2018).

Kata Nanik, pada pelatihan kali ini ia merasa cukup puas. Karena lebih dari 70 persen peserta pelatihan dapat membuat produk tas ransel selempang yang kini menjadi tren atau banyak digunakan oleh masyarakat.

“Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memproduksi produk tas ransel selempang ini. Di antaranya pemilihan warna bahan kain dan kerapian jahitan,” jelas dia.

Ia lalu mengingatkan tentang pentingnya produk premium. Untuk membuatnya perlu kehati-hatian. “Karena jika kita salah, produk yang kita buat akan terkesan murahan,” katanya.

Nanik sangat berharap setelah mengikuti pelatihan inipeserta  dapat mengaplikasikan ilmu yang telah ditularkan. Yakni dengan memproduksi tas ransel selempang sesuai dengan mode yang diinginkan.

“Jika perajin batik, mereka dapat membuat tas ransel ini dengan mengombinasikan kain batik sebagai motif. Begitu juga jika mereka bisa menyulam. Jadi kita tidak membatasi kreativitas mereka,” tegasnya.

Sebagai referensi bagi para peserta, sebut Nanik, di pasaran harga satu buah produk tas ransel selempang ditawarkan Rp 200-300 ribu.

“Sayang kan jika produk kita kurang bagus, harganya pasti jauh turun. Jadi, kami berharap mereka dapat lebih berkembang lagi dalam berproduksi,” urai Nanik. (wh)