Busana Muslimah dalam Balutan Infinite Phoenix

Busana Muslimah dalam Balutan Infinite Phoenix
foto: Umar Alif/enciety.co

Desainer busana muslim Lia Afif yang akan memamerkan hasil karyanya di ajang Jakarta Fashion and Food Festival akan menampilkan koleksi anyarnya yang bertemakan Infinite Phoenix.

Desainer wanita yang mempunyai butik di kawasan Mulyosari Surabaya itu, mengaku Infinite Phoenix tersebut terinspirasi dari suku Karen Thailand yang wanitanya mengenakan gelang di lehernya dengan mengenakan logam berwarna keemasan.

Untuk warna-warna yang dipilihnya juga cenderung warna-warna segar dan berani seperti merah, ungun, biru elektrik dan hitam. Dengan paduan detail dari batu-batuan dan penempatan tenun yang pas

Design yang saya kerjakan ini terilhami oleh kecantikan wanita Thailand yang lehernya jenjang dan saya coba tampilkan di karya ini,” katanya kepada wartawan, Senin (19/5/2015).

Namun dirinya yang menjadi spesialis busana muslimah tersebut menampilkan busananya dari paduan tenunan khas Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti tenun Ende, Buna, Insani, Kupang, dan tenun Rang-rang.

“Busana yang saya tampilkan ini lihat saja ada modernnya, etnik dan muslimah. Dimana wanita muslim tetap dapat tampil elegan namun tetap mengangkat budaya nusantara,” terangnya.

Dalam busana yang dikenakan dua model tersebut, Lia Afif tidak banyak menaruh akseseoris untuk ditonjolkan, termasuk pada hijab, sehingga kesannya lebih sederhana namun tetap segar.

“Saya sengaja tidak memberikan banyak detail dan aksesoris, karena saya ingin membuat point of interest-nya pada aksesoris gelang-gelang keemasan pada leher, kepala, dan tangan,” tandasnya. (wh)