Bikin Bros Manik-Manik yang Laris Manis Jelang Lebaran

Bikin Bros Manik-Manik yang Laris Manis Jelang Lebaran

Yayuk Surat, mentor PE, menunjukkan bros manik-manik hasil pelatihan.foto:arya wiraraja/enciety.co

Peserta pelatihan di cluster creative industry aksesoris Pahlawan Ekonomi terus menempa diri dengan menciptakan produk yang berkualitas. Kali ini, mereka diajak mengembangkan kemampuan dan ketrampilan dengan membuat bros manik-manik.

Menurut Yayuk Surat, mentor pelatihan cluster creative industry Pahlawan Ekonomi, observasi yang dilakukan beberapa hari terakhir dalam acara Road Show Pahlawan Ekonomi yang digelar di beberapa kecamatan, produk bros manik-manik banyak diburu pembeli.

“Kami menilai hal ini dipengaruhi hadirnya bulan Ramadan dan momentum jelang Lebaran. Banyak pembeli terutama ibu-ibu yang berburu aksesoris,” ungkap dia, disela pelatihan Pahlawan Ekonomi yang diadakan di Kaza City Mall, Minggu (27/5/2018).

Yayuk lalu mengatakan, untuk membuat bros manik-manik ini tidak terlampau sulit. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah sekali didapatkan. Yakni, manik-manik batu alam, manik-manik mutiara, kawat wayer ukuran kecil, dan pin bros.

“Untuk membuatnya, kita gunakan teknik lilit. Di sini kita sengaja tidak menggunakan lem perekat untuk merangkai bros. Di samping ingin membuat produk yang berbeda di pasaran, bros yang dirangkai menggunakan lem perekat memiliki ketahanan jauh lebih pendek ketimbang bros yang dirangkai dengan teknik lilitan kawat wayer,” ulas perempuan berjilbab ini.

Sebagai referensi, imbuh Yayuk, bros manik-manik dapat dijual seharga Rp 15-25 ribu. “Jika kita dapat membuat bros kualitas premium dan cantik, kita dapat menjualnya lebih dari harga rata-rata yang ada di pasaran,” tegas Yayuk. (wh)

Bikin Bros Manik-Manik yang Laris Manis Jelang Lebaran
Pelatihan pelatihan creative industry aksesoris Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (27/5/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co
Marketing Analysis 2018