Bigini Cara Bikin Bros Manik-Manik Dipadukan Kain Tenun

Bigini Cara Bikin Bros Manik-Manik Dipadukan Kain Tenun

Yayuk Surabaya di pelatihan Pahlawan Ekonomi.foto:arya wiraraja/enciety.co

Puluhan anggota Pahlawan Ekonomi cluster creative industry aksesoris mengikiuti pelatihan membuat bros manik-manik dipadukan kain tenun. Kegiatan tersebut digelar di Kaza City Mall, Surabaya, Minggu (24/2/2019).

Yayuk Surat, mentor Pahlawan Ekonomi, menegaskan pihaknya sengaja dipilih karena belakangan di 2019 ini penjualan bros makin melejit.

“Di beberapa event, penjualan bros makin tinggi. Bahkan angkanya bisa mengalahkan penjualan tas dan dompet. Sedangkan untuk mode yang paling banyak laku bros berbahan manik-manik dan lempengan tembaga. Juga bros dengan bahan dasar manik-manik kawat tembaga yang dipadukan dengan kain tenun,” ungkap dia.

Kata Yayuk, peminat bros ini kebanyakan para perempuan berhijab yang ingin tampil cantik dan modis. Baik yang sudah berumur maupun remaja.

“Perempuan zaman sekarang sangat konsen dalam hal penampilan. Selain merawat diri, mereka juga sangat detail dalam hal penampilan. Karena itu, bros ini menjadi satu item andalan perempuan untuk tampil cantik,” kupas Yayuk.

Untuk membuat produk tersebut, Yayuk menyebut butuh beberapa bahan. Yakni,  kain tenun yang telah dibentuk memanjang seperti tali gelang, kawat wayer dengan ukuran paling kecil, manik-manik, dan lem tembak untuk merekatkan kain tenun.

Cara membuatnya, terang dia, lilit dan bentuk manik-manik beserta kain tenun dengan menggunakan kawat wayer. Setelah dibentuk sesuai desain, rekatkan dengan lem tembak. Teknik wayering yang digunakan adalah teknik lilit dan ikat.

“Agar hasilnya rapi dan cantik, usahakan lilitan senada dengan arah serat kain tenun,” tandas Yayuk.

Sebagai referensi, untuk satu bros manik-manik yang dipadukan dengan kain tenun bisa dibandrol Rp 15-20 ribu. (wh)

Marketing Analysis 2018