Berinovasi dengan Meracik Varian Kue Tok

Berinovasi dengan Meracik Varian Kue Tok

Pelatihan membuat kue tok Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (8/4/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Eksplorasi jajanan terus dilakukan di pelatihan Pahlawan Ekonomi. Yang terbaru, para peserta pelatihan diajari membuat kue tok. Kue ini merupakan hasil perpaduan budaya Tiongkok dan Nusantara.

“Dulu kue ini sering disajikan dalam acara perayaan Tiongkok. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kue ini banyak dikonsumsi masyarakat dari berbagai kalangan. Jadi bukan hanya saat ada perayaan saja kita dapat merasakan rasa manis dan kenyal dari kue tok ini,” ujar Christi Ningsih, mentor pelatihan cluster culinary business, di Kaza City Mall, Minggu (8/4/2018).

Ia lalu menjelaskan, ada beberapa bahan yang perlu disediakan untuk meracik jajanan khas akulturasi budaya ini. Di antaranya tepung beras, gula halus, tepung ketan, garam, santan kental, dan pewarna makanan alami.

Lalu, untuk membuat isi kue tok, bahan-bahan yang digunakan adalah kacang hijau kupas yang telah dibersihkan dan direndam hingga halus, gula, santan, dan daun pandan hijau.

Untuk membuat adonan isinya, yang harus dilakukan adalah kukus kacang hijau hingga matang. Lalu, haluskan dengan cara diblender. Setelah itu tambahkan santan, gula pasir, daun pandan, dan garam.

“Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai kalis lalu dinginkan. Setelah dingin, bentuk adonan menjadi bola-bola dan sisihkan,” terang Christi.

Setelah itu, imbuh dia, untuk membuat adonan kulit kue tok, campur tepung ketan, gula tepung, kentang, dan garam. Aduk rata. Masukkan santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.

“Untuk menyatukan antara adonan kulit dan isi yang wajib dilakukan adalah membentuk kulit kue tok. Setelah itu isi dengan adonan isi secukupnya dan secara perlahan. Setelah selesai, letakkan di atas daun pisang yang dioles sedikit minyak agar tidak lengket saat dimasak,” cetus Christi.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan kepada peserta pelatihan agar berani berinovasi. Christi menjelaskan, bahwa kue tok ini dapat di modifikasi dengan berbagai varian rasa.

“Saya berharap peserta pelatihan bisa menciptakan menu kue tok baru. Contohnya, kue tok isi coklat, stawberry, atau bisa juga kue tok isi daging ayam. Selama rasanya enak dan sehat, kenapa tidak dicoba?” pungkas dia. (wh)