Belajar Vegetable Carving dan Fruit Carving

Belajar Vegetable Carving dan Fruit Carving

Pelatihan cluster culinary business Pahlawan Ekonomi di di Kaza City Mall, Minggu (2/9/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan cluster culinary business Pahlawan Ekonomi mengajarkan vegetable carving dan fruit carving, seni mengukir sayuran dan buah. Teknik ini biasa digunakan chef pada waktu proses food plating atau proses penyajian makanan. Tujuannya agar sajian makanan lebih menarik.

Menurut Herman Basuki, koordinator mentor Pahlawan Ekonomi, teknik carving ini wajib dikuasai bagi mereka yang ingin mengembangkan produk kuliner.

“Terutama mereka yang ingin usahanya naik kelas. Karena dengan penyajian menarik, harganya bisa terangkat minimal 30 persen dari harga rata-rata,” katanya ditemui di Kaza City Mall, Minggu (2/9/2018).

Kata Herman, dalam praktiknya, proses ini membuang dan mengukir bagian pada sayuran sehingga bentuknya menarik. Sayuran dan buah yang biasa dihias lewat teknik carving ini di antaranya buah melon, semangka, mentimun, jeruk, wortel, dan tomat.

Alat-alat yang digunakan juga cukup sederhana. Yakni, pisau cutter, pisau bergerigi dan tusuk gigi yang digunakan untuk menyambung atau merekatkan bagian buah dan sayuran. “Bagi mereka yang profesional, bisa menggunakan alat khusus. Yang paling umum pisau ukir,” ungkap direktur Surabaya Hotel School (SHS) ini .

Dia lalu mengatakan, sebelum mempraktikkan teknik curving ini, peserta diwajibkan memastikan alat-alat yang digunakan bersih. Seperti pisau dan harus tajam.

Selain itu, imbuh Herman, ketepatan memilih bahan berkualitas. Kemudian memilih komposisi bahan. “Contohnya, jika menu utamanya nasi kuning, kita bisa menambahkan topping berupa wortel dan mentimun yang telah dihias,” tegasnya.

Herman menambahkan, agar dapat secara cepat menguasai teknik tersebut, peserta diimbau untuk mencoba sendiri di rumah dengan berbagai bahan seadanya.

“Untuk dapat mengetahui gambaran dasar, kita bisa meniru berbagai model produk carving yang ada di internet,” tegas Herman. (wh)