Bekraf Sosialisasi Peluang Bisnis di Universitas Muhammadiyah Surabaya

Bekraf Sosialisasi Peluang Bisnis di Universitas Muhammadiyah Surabaya

Dr Sukadiono dan Fadjar Hutomo menhhadiri acara Bincang Ekrafpreneur di Universotas Muhammadiya Surabaya, Kamis (27/8/2018). foto:humas umsurabaya

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sosialisasi peluang bisnis subsektor ekonomi kreatif kepada generasi muda dan mahasiswa pada acara Bincang Ekrafpreneur di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jalan Suterejo, Surabaya, Kamis (27/8/2018).

150 generasi muda dan mahasiswa hadir dalam sharing pengetahuan dan pemahaman terkait subsektor ekonomi kreatif dan pembiayaan perbankan syariah.

Deputy Akses Permodalan Berkraf Fadjar Hutomo menuturkan, generasi muda yang kreatif dan inovatif adalah harapan bangsa meningkatkan perekonomian nasional.

“Kami memberikan bimbingan teknis dan supervisi terkait akses permodalan perbankan syariah kepada calon entrepreneur dari generasi muda dan mahasiswa supaya mereka tertarik memanfaatkan peluang usaha di sektor ekonomi kreatif dan mengakses pembiayaan syariah,” katanya.

Berkraf juga menghadirkan CEO iGrow Andreas Sanjaya dan Odi Anindito, owner Coffee Toffee Indonesia. Mereka  berbicara terkait peluang usaha subsektor aplikasi dan kuliner secara berurutan.

Sementara Head of Community Management and Partnership Bukalapak, Muhammad Fikri menjelaskan optimalisasi marketplace bagi produk kreatif.

Bekraf Sosialisasi Peluang Bisnis di Universitas Muhammadiyah Surabaya
foto:humas umsurabaya

Andreas Sanjaya menuturkan, jika startup aplikasi memiliki risiko yang tinggi. Tercatat satu dibanding sepuluh startup yang berhasil menjalankan bisnis. Sehingga, faktor krusial dalam menjalankan bisnis maupun startup adalah founder.

“SDM yang akan divaluasi. Kemampuan untuk bisa struggle, tangguh dan tanpa menyerah dalam perjalanan. Kita akan mampu membuat skema pendanaan yang cukup aman untuk startup,’ ungkap Andreas.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Dr Sukadiono mengaku senang dengan kegiatan ini. “Kami mendorong minat generasi muda menekuni bisnis . Apalagi ada perbankan syariah yang turut hadir untuk skema pembiayaannya,” katanya. (wh)