BEI Serahkan CSR untuk Kemajuan Pendidikan

BEI Serahkan CSR untuk Kemajuan Pendidikan

Dedi Herlambang, Dewi Sriana Rihantyasni, dan para siswa penerima dana SR Pendidikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/9/2018).

Memperingati 41 Tahun diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), di bawah koordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan. Kegiatan ini, dilakukan serentak pada 5 September 2018 di lima Pusat Informasi Go Public (PIGP) dan 24 Kantor Perwakilan (KP) BEI se-Indonesia.

“Kualitas pendidikan di suatu negara dipengaruhi oleh sarana dan prasarana penunjang yang dimiliki oleh negara tersebut. Kemajuan perekonomian dan pembangunan di beberapa negara tidak terlepas dari kemajuan yang dimulai dari pendidikannya. Sebab itu, bidang pendidikan memang menjadi tumpuan harapan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dinegara tersebut,” ujar Kepala Pusat Informasi Go Publik BEI Dewi Sriana Rihantyasni, disela acara Rabu (5/9/2018).

Bantuan yang disalurkan dalam acara tersebut berupa pemberian buku, alat tulis dan tas sekolah sebagai sarana penunjang kegiatan belajar lainnya. Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan di Surabaya dilakukan di dua sekolah yang ada di Surabaya. Yakni Sekolah Dasar (SD) Margorukun dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Pagesangan.

Penyerahan secara simbolis bantuan dilakukan Kepala PIGP Jawa Timur dan Perwakilan Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekolah yang menjadi tujuan bantuan pendidikan ini telah diseleksi dengan beberapa kriteria. Diantaranya, murid di sekolah tersebut dari kalangan menengah ke bawah, sarana prasana sekolah yang belum layak dan tidak pernah terlibat dalam kegiatan yang mencoreng dunia pendidikan, seperti perkelahian antar pelajar dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Dewi Sriyana juga memaparkan beberapa targetan depan Pasar Modal Indonesia di era ekonomi digital saat ini. Di antaranya, telah mengembangkan produk pasar modal yang lebih modern, semakin matang untuk bersaing baik dalam segi literasi Pasar Modal, menciptakan produk yang inovatif dan berkembang, maupun dalam menjalin kerja sama antar pemangku kepentingan (stakeholders), serta menerapkan tata kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). (wh)

Marketing Analysis 2018