BEI Jatim Perluas Jaringan Galeri Investasi

BEI Jatim Perluas Jaringan Galeri Investasi

Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Jatim bertekad untuk lebih memperbanyak dan memperluas jaringan galeri investasi Jatim dan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BEI Jatim Dewi Sriana Rihantiasni di sela media gathering di BEI Jatim, Senin (17/12/2018).

Dewi menjelaskan untuk ukuran Indonesia BEI Jatim bisa dikatakan terbesar se Indonesia dalam memiliki galeri investasi bila dibandingkan dengan provinsi lain yang ada di negeri ini.“Se-Indonesia ada 411 galeri investasi , 347 adalah BEI biasa sedangkan yang 64 adalah BEI Syariah, sedangkan yang 393 sudah masuk kampus secara nasional,”ungkap dia.

Di Jatim, lanjutnya, ada 57 galeri investasi, 56 sudah ada di kampus. Melihat kenyataan ini berarti galeri investasi di Jatim masih kurang rak, dan yang paling banyak jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada di Jatim. Karenanya untuk 2019 BEI Jatim bertekad bisa menambah 8-9 galeri investasi lagi agar perkembangan menanam saham di Jatim Lebih marak, dan bagi mereka yang belum akan terangsang untuk menanam saham.

Target yang sudah direncanakan untuk mengembangkan galeri investasi adalah Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Tulungagung. 

”Tapi nanti masih akan kami survei kembali secara teliti hal ini dimaksudkan biar valid dan nantinya akan berjalan secara baik tanpa ada gangguan yang berarti,” jelas Dewi.

Hal lain yang akan dilakukan BEI Jatim adalah mendekati pabrik atau perusahaan dengan harapan agar mereka juga mau membuka galeri investasi. Seperti PT Sariguna Primatirta penghasil minuman air kemasan Cleo Senin kemarin sudah dikunjungi

Oleh BEI Jatim, dengan harapan nantinya akan terbetik untuk membangun galeri investasi.

Yataka dari pihak Cleo yang kemarin menerima kehadiran rombongan BEI Jatim menyatakan siap siap saja karena rencana dari BEI itu adalah sangat baik untuk masa depan. “Ya,nanti kita sampaikan ke atasan yang memang punya hak untuk itu,” janjinya. (wh)

Marketing Analysis 2018