Banjir Semarang, 10 Kereta Alami Keterlambatan

Banjir Semarang, 10 Kereta Alami Keterlambatan

Sedikitnya sepuluh kereta mengalami keterlambatan kedatangan di beberapa stasiun besar di Daerah Operasi 8 akibat banjir Semarang. Sembilan kereta itu rata-rata mengalami keterlambatan antara 2-3 jam dalam setiap realisasinya.

Sepuluh kereta yang mengalami keterlambatan akibat banjir adalah relasi (jurusan) Surabaya-Jakarta, Surabaya-Bandung, dan Malang-Jakarta. Untuk relasi Jakarta-Surabaya Pasar Turi adalah KA Kertajaya reguler dan Kertajaya tambahan, KA Gumarang, KA Sembrani, dan KA Argo Anggrek Malam (relasi Jakarta-Surabaya Pasar Turi).

Sedangkan relasi Surabaya Gubeng-Jakarta adalah KA Bangunkarta (Jakarta-Surabaya Gubeng). Satu kereta relasi Pasar Turi-Bandung adalah KA Harina, dan relasi Malang-Jakarta adalah, KA Majapahit, KA Matarmaja reguler dan Matarmaja tambahan.

“Kita sudah sampaikan permintaan maaf kepada semua penumpang yang terdampak keterlambatan karena banjir Semarang. Pastinya ada service recovery dari kami (perusahaan) sesuai dengan Permenhub Nomor 9 tahun 2011 tentang standart pelayanan minimum kereta api,” jelas Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daops 8 Sri Winarto, Jumat (24/1/2014).

Pria kelahiran Malang itu tidka menyebut secara nominal. Tetapi dalam Permenhub menyebutkan tentang keterlambatan ada kompensasi 20 persen untuk kereta antarkota. Hanya saja dalam keterangannya, keterlambatan tidak termasuk akibat gangguan cuaca, gangguan teknis operasional, atau kecelakaan.

“Banjir Semarang terjadi di Stasiun Semarang Tawang dan Poncol ketinggiannya mencapai 10 cm lebih dan itu membahayakan perjalanan kereta api,” terang

Menurut dia, masalahnya semua kontrol panel lokomotif berada di sekitar roda. Semakin tinggi banjir semakin membahayakan perjalanan kereta. Tidak tertutup kemungkinan bisa mematikan mesin lokomotif bila dipaksakan berjalan.

“Banjir Semarang tersebut tidak berdampak pada kerugian operasional PT KAI Daops8. Tetapi kerugian memang tidak berimbas langsung kepada perusahaan, tapi kepada penumpang dari sembilan kereta tersebut,” paparnya.(wh)

Marketing Analysis 2018