Bahas Smart City, Konferensi UN Habitat III Dimulai dari Surabaya

Bahas Smart City, Konferensi UN Habitat III Dimulai dari Surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan tim dari kementerian PU dan Cipta Karya, Kamis (24/3/2016) lalu. Foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Konferensi UNHabitat III yang akan dihelat di Quito, Ecuador pada 17-20 Oktober 2016, menjadikan Smart City sebagai salah satu isu yang akan dibahas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Sebelumnya, pelaksanaan Komite Persiapan atau PrepCom 3 akan dilaksanakan di Kota Surabaya pada 25-27 Juli mendatang. Sedianya, ada 193 negara yang hadir dalam acara tersebut.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan, pihaknya sudah melakukan persiapan jelang digekarnya Precpcom 3 for UN Habitat III. “Sudah banyak pembenahan dilakukan. Kita juga telah melakukan inspeksi, khususnya di tempat yang akan dipakai konferensi,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, Pemkot Surabaya secara resmi melaunching website prepcom3surabaya2016.id. Peluncuran website tersebut sebagai salah satu bentuk persiapan Surabaya sebagai tuan rumah Preparatory Committee (PrepCom) III UN Habitat pada 25-27 Juli mendatang.

Dalam prepcom3surabaya2016.id memuat informasi lengkap seputar Kota Surabaya. Beragam menu sengaja disajikan untuk mempermudah para peserta konferensi mengakses informasi dari negara asal masing-masing. Peserta PrepCom 3 for UN Habitat III sendiri diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 orang dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Risma  lalu menjelaskan, Pemkot Surabaya telah menyiapkan paket-paket kunjungan lapangan khusus bagi para peserta konferensi. Tiap paket didesain lengkap meliputi kampung, taman, tempat pengolahan sampah, serta sekolah. Adapula paket yang disertai usaha kecil menengah (UKM) binaan Pemkot dan sentra pedagang kaki lima (PKL). Paket kunjungan lapangan tersebut dapat dilihat di menu special events-field visit.

Website ini didesain interaktif. Yakni dengan menyediakan fasilitas tanya-jawab bagi para peserta “Kalau ada yang kurang jelas, peserta bisa bertanya di menu yang tersedia,” katanya.

Sementara itu, Ruchyat Deni Djakapermana, tenaga ahli Dirjen Cipta Karya Bidang Habitat Kementerian PUPR, mengatakan Konferensi UN Habitat III yang akan diadakan di Quito, Ecuador menjawab tantangan pembangunan perkotaan di masa yang akan datang tanpa meninggalkan seorangpun, perwujudan kesejahteraan, dan kesempatan bagi semua pihak serta mewujudkan yang ramah lingkungan.