Baby Blues, Sisi Gelap Penyanyi Adele  

Adele, selebritas dunia yang sangat menjaga kehidupan pribadi. Saat mengandung hingga melahirkan anak pertamanya pada 2012 silam, Adele hanya membuat sebuah pengumuman.

Namun Adele tak pernah bercerita di balik proses kelahiran anaknya. Adele menyebutkan, melahirkan putra pertamanya membuatnya merasa sangat depresi, diwartakan Fox News, Kamis (2/11/2016). “Saat itu, aku merasa sisi paling gelap dalam diriku muncul. Setelah melahirkan itu, aku merasa sangat depresi. Mungkin itu yang disebut dengan baby blues,” ungkap Adele mengungkapkan pengalamannya melahirkan.

Lalu, Adele melanjutkan, sudah biasa bagi seorang ibu sedikit berjauhan dengan anaknya. Adele hanya ingin menikmati waktunya walau hanya sebentar. Hal itu membuat Adele merasa lebih baik.

Namun perasaan depresi yang dialami  Adele rupanya telah dialami sejak penyanyi bersuara emas itu berusia 20 tahun. Laman Yibadamelaporkan, saat itu, Adele merasa ingin mengakhiri hidupnya setelah kakeknya meninggal dunia. “Aku sempat mendapatkan pertolongan, dengan beberapa kali terapi. Semua itu terjadi setelah aku kehilangan kakek,” tambah Adele bercerita mengenai kondisinya.

Adele menambahkan,” beberapa kali, aku merasa sangat tertekan. Aku sempat ingin menyerah. Tapi, aku bisa bertahan.”

Adele akhirnya berhasil menghilangkan semua perasaan depresi yang dialaminya. Adele pun bersyukur dengan dukungan keluarga dan teman-temannya. Sementara itu,  Adele  mengaku menyesal saat berjauhan dengan anak, khususnya saat ia tengah melakukan konser di beberapa negara. Ia berharap bisa mengajak anaknya dalam perjalanan. Tapi, itu tidak mungkin, putranya yang diberi nama Angelo James Konecki masih terlalu kecil.

Adele juga memiliki batasan tersendiri saat berpergian. Jika Adele merasa sudah terlalu lama jauh dari keluarga, maka Adele akan keluar dari sorotan. Adele akan menghabiskan waktu dengan keluarga kecilnya.(lp6)