Aplikasi Konten dalam Virtual Reality di Facebook

Aplikasi Konten dalam Virtual Reality di Facebook Pelatihan digital marketing Pejuang Muda Surabaya di Kaza City Mall, Sabtu (19/8/2017). foto: arya wiraraja/enciety.co

Bahasa dalam sosial media lebih mudah dipahami oleh pemirsa dibandingkan bahasa yang digunakan sehari-hari. Pesan itu disampaikan Adjie Akhmad dari tim trainer Facebook, dalam acara pelatihan digital marketing Pejuang Muda, Sabtu (19/8/2017).

Kata Adjie, bahasa yang digunakan dalam sosial media bisa berupa konten teks, foto dan video. Namun, belakangan, bahasa tersebut berkembang menjadi virtual reality (VR). Virtual reality adalah teknologi yang dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh semacam aplikasi dalam gadget atau handphone.

“Dalam teknisnya, virtual reality digunakan untuk menggambarkan lingkungan secara tiga dimensi yang dihasilkan oleh kamera video. Simulasi VR teraebut dapat berinteraksi dengan orang yang mengaplikasikannya,” urai dia.

Dijelaskan Adjie, bahasa berupa konten teks, foto, video dan VR dalam sosial media lebih efektif untuk menyampaikan pesan. Hal tersebut dikarenakan saat ini perkembangan zaman yang membuat masyarakat lebih memahami konten-konten tersebut di dunia digital.

“Untuk itu, kami menyarankan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan digital media sebagai tempat untuk memasarkan produknya,” ujar dia.

Adjie juga menjelaskan perkembangan konten yang ada dalam dunia digital. Menurut dia, perkembangan tersebut dimulai dari konten teks. Lantas, untuk dapat membantu pemirsa memahami teks tersebut maka konten berkembang menjadi teks disertai foto.

Tidak berhenti di situ, terang dia, untuk dapat lebih mudah memahami pesan yang disampaikan, konten lebih berkembang dalam bentuk video. “Lalu yang terakhir, konten kini memiliki bentuk yang lebih nyata, yaitu dengan menghadirkan konten VR,” kupas dia.

Ketika ditanya konten apakah yang paling efektif untuk menyampaikan pesan dalam sosial media, Adji menjelaskan, semua konten dapat sangat efektif jika dipakai secara tepat dan bijak. “Semua orang punya konten yang disukai, baik itu teks, foto, video dan VR. Untuk itu, saya menyarankan agar para pelaku usaha dapat membuat dan mengelola konten di sosial media Facebook Fanpage dengan baik,”kupasnya menutup. (wh)

Pejuang Muda  , , , ,