Angkringan Jacira Rangkul Tiga Komunitas

 

Angkringan Jacira Rangkul Tiga Komunitas

Jangan ragu mengusung cita rasa kuliner nusantara ke Surabaya. Karena Kota Pahlawan sangat ramah dan menjanjikan untuk bisnis kuliner. Seperti yang dirasakan Herman Efendi (27). Arek asli Manukan ini sukses mengusung nama angkringan yang menjadi trade mark Jogjakarta ke Surabaya.

Di sudut Taman Apsari Surabaya. Saat matahari tergelincir pukul 17.00, suasana mendadak ramai. Rombongan keluarga tampak berjibun. Satu demi satu kendaraan memenuhi ruang parkir.

Kawasan itu menyediakan banyak pilihan kuliner. Tapi yang paling ramai adalah Angkringan Jacira. Mendengar sebutan angkringan mungkin banyak orang tahu. Warung yang harganya tidak kelewat mahal, Juga enak buat cangkurukan.

Tapi, bagaimana dengan nama Jacira? Kesannya memang tidak familiar. “Nama Itu adalah singkatan, Jawa, China, dan Arab. Karena yang datang ke sini memang dari kebanyakan dari kalangan mereka,” ujar Herman Efendi, lalu tersenyum, saat ditemui enciety.co, pekan lalu.

Menu makanan Angkringan Jacira mirip warung angkringan di Jogjakarta. Ada wedang jahe, wedang uwuh, nasi kucing, kopi jos dengan arang, sate usus, sate telur puyuh dan masih banyak lagi.

Menurut Herman, menu-menu tersebut didatangkan dari Jogjakarta. Hanya sebagian kecil menu tambahan yang ia buat sendiri, salah satunya nasi goreng Jawa.

Herman lalu menerangkan beberapa menu andalan. Wedang uwuh, misalnya.  Terbuat dari jahe, daun sereh, kayu manis, cengkeh, daun jeruk, dan beberapa tanaman holtikultura lainnya.

“Rasanya, ya persis dengan wedang uwuh asal Jogja. Kebanyakan konsumen menyukainya,” ucap dia.

***

angkringan-jacira-a   angkringan-jacira-b

Angkringan Jacira didirikan pada 2013. Dibuka sejak sore pukul 17.00 hingga 02.00. Saban hari, Angkringan Jacira dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

“Kalau jam 17.00 sampai jam 21.00, biasanya pelanggan kami dari rombongan keluarga. Selebihnya hingga pukul 02.00, kalangan muda-mudi Surabaya yang ingin kongkow sampai pagi,” ungkap Herman.