Amerika Anggap Jatim Ramah untuk Investasi

Amerika Anggap Jatim Ramah untuk Investasi

Heather Variava Konsulate Jenderal Amerika di Surabaya dalam acara Perspective Dialogue yang digelar di Radio Suara Surabaya, Jumat (17/3/2017). foto: arya wiraraja/enciety.co

Untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Amerika agar lebih baik, saat ini pemerintahan Presiden Donald Trump menggagas beberapa kebijakan ekonomi yang menjunjung tinggi perdamaian dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Heather Variava, Konsulate Jenderal Amerika di Surabaya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (17/3/2017).

Kata Variava, salah satu kebijakan perekonomian tersebut adalah investasi. Dalam konteks investasi ekonomi, di Jawa Timur sendiri, ada banyak potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dapat dipergunakan. Hal ini lantas menjadi sebuah pertimbangan positif bagi para pelaku usaha internasional untuk membuka usaha dan berinvestasi. Terlebih, Jawa Timur merupakan wilayah barometer bisnis di Indonesia Timur.

“Tercatat, sampai saat ini ada sekitar 20 perusahaan dari Amerika yang aktif dan telah melakukan investasi bisnis di Jawa Timur. Secara tidak langsung hal tersebut merupakan sebuah tanda jika wilayah ini merupakan wilayah yang dinamis dan ramah untuk berbisnis,” tegas Variava.

Menurut dia, keadaan daerah Jawa Timur yang sangat ramah untuk berinvestasi tersebut membuat beberapa perusahaan-perusahaan franchise di Amerika tertarik berinvestasi.

“Tingginya minat untuk berinvestasi tersebut terwujud dengan acara Franchise Fair yang rencananya digelar pada tanggal 27-28 April 2017 mendatang. Dalam acara tersebut, ada puluhan perusahaan franchise asal Amerika yang datang untuk sharing dan berinvestasi di Indonesia, terutama di Jawa Timur,” katanya.

Berbagai perusahaan franchise asal Amerika yang datang untuk sharing dan berinvestasi kebanyakan menawarkan kerjasama ekonomi dibidang makanan dan minuman, olahan hasil pertanian, pendidikan, olah raga, hiburan dan lain sebagainya.

“Perusahaan-perusahaan franchise yang ingin berinvestasi adalah perusahan yang tidak terlalu besar namun dapat berkembang dengan cepat. Hal ini juga bakal mendatangkan banyak nilai positif. Di antaranya yang sangat menonjol adalah terbuka luasnya lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Variava. (wh)