95 Mahasiswa IAIN Metro Lampung Belajar Usaha di Witrove

95 Mahasiswa IAIN Metro Lampung Belajar Usaha di Witrove

Supadi bersama mahasiswa IAIN Metro Lampung. foto: ist

Ekosistem usaha di Kota Surabaya menarik perhatian banyak kalangan. Seperti 95 orang mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas IAIN Metro Lampung yang melakukan observasi pelaku usaha Pahlawan Ekonomi Surabaya di Bengkel Produksi Witrove, Jalan Kebraon Indah Permai, Surabaya Jumat (18/1/2019).

Menumpang dua bus, para mahasiswa tersebut belajar cara menjadi pelaku usaha mulai dari nol. Supardi, owner Witrove yang juga mentor Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda, menjelaskan semua seluk beluk usaha.

“Saya beri pengetahuan awal kita mulai usaha. Kenapa bahannya harus eceng gondok, bagaimana mengolahnya, memasarkan. Mereka juga melihat pembukuan usaha,” ungkap Supardi.

Kegiatan tersebut berlangsung pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. Mahasiswa antusias melihat proses pengolahan bahan baku eceng gondok di sungai belakang rumah Supadi. Melalui proses yang tak kelewat rumit, Supardi menjelaskan bahan baku eceng gondok bisa diolah menjadi tas yang punya nilai ekonomi tinggi.

“Eceng gondok sebagai bahan baku ini dulunya dianggap sebagai hama atau limbah. Namun setelah dimanfaatkan hasilnya bisa dijual. Ini semacam ini bisa dilakukan di Lampung,” terangnya.

Supardi juga menuturkan, jika keberhasilannya menjadi pelaku usaha ini juga didukung Pemerinta Kota Surabaya. Di mana secara konsisten mengupayakan terbentuknya ekosistem usaha yang ramah bagi pelaku usaha.

“Pemerintah Kota Surabaya mau membantu para pelaku usaha untuk berkembang. Bu Risma (Tri Rismaharini) sebagai wali kota mau terjun langsung membantu. Ini bisa jadi referensi mereka untuk membantu para pelaku usaha di Lampung nantinya,” pungkas Supardi. (wh)

95 Mahasiswa IAIN Metro Lampung Belajar Usaha di Witrove
Marketing Analysis 2018