2019, Ini yang Harus Dibenahi Dalam Bisnis

Harmanta, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan Kresnayana yahya, Chairperson Enciety Business Consult dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (7/12/2018).

Kresnayana Yahya, Chairperson Enciety Business Consult, mengatakan pelaku usaha  harus mencermati konsep retail Innovation agar dapat bersaing di tahun 2019.

“Inovasi yang dapat dilakukan adalah membenahi packaging, branding,  komunikasi customer dan yang paling penting adalah benahi data pelanggan Anda. Pelanggan ini harus di pisah-pisah, kalau perlu di pisah berdasar usia. Ada yang muda, setengah tua dan yang sudah tua. Kita harus tahu apa saja yang mereka butuhkan,” ulas dia dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (7/12/2018).

Kata dia, pelaku usaha di hadapkan sesuatu yang terus berkembang namun dalam diam. Lantas ia mengutip salah satu hasil riset sebuah perusahaan konsultan.  Di mana ada 2018, transaksi yang melalui e-commerce pertumbuhannya mencapai 68 persen.  JUmlah transaksi tersebut didominasi orang berusia 18-24 tahun.

Lewat contoh tersebut, Kresnayana ingin menjelaskan jika kedepan, segala transaksi bakal menggunakan dunia digital.

“Jadi kelompok orang yang beli di toko atau mal secara langsung itu makin berkurang. Bahkan, untuk urusan peralatan bayi orang tidak lagi beli langsung. Jika mereka sudah tahu kualitas, merknya apa dan ukurannya, mereka bakal belanja di internet,” ujar Bapak Statistika itu.

Untuk urusan produksi, Kresnayana mengingatkan kepada pelaku usaha retail tentang industry 4.0. Menurutnya, mereka mulai menyiapkan infrastruktur penunjang untuk membantu produksi.

“Sekarang, coba disiapkan peralatannya. Apa-apa yang bisa diberi label barcode segera lakukan. Karena hal ini sangat membantu kita,” tutur Bapak Statistik Indonesia itu.

Dalam acara yang dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Harmanta itu, Kresnayana menjelaskan nilai fast moving consumer goods (FMCG) yang angkanya naik mmenjadi 1,5 kali lipat. Dari hal itu masyarakat sangat terbantu dengan adanya usaha-usaha ekspedisi dan kurir yang mengirim barang.

“Sekarang jika dengar kata pengiriman cepat dan tepat itu menjadi kenyataan. Biayanya juga rasional dan waktu yang di janjikan juga sangat terukur,” terangnya.

Beberapa hal yang disebutkan itu, diakui Kresnayana, sebagai sebuah invasi dunia digital yang tidak terlalu mencolok namun pertumbuhannya sangat pasti. Sekalipun perekonomian global saat ini menunjukkan ketidakpastian, namun perekonomian jawa Timur menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Hal itu dibuktikan dengan perkembangan perekonomian Jawa Timur yang melebihi perekonomian nasional. Perkembangan itu dipengaruhi oleh efektivitas produksi yang membuat produktivitas Jawa Timur yang tinggi.

“Kemajuan transaksi di dunia digital dan makin tingginya produktivitas Jawa Timur ini dapat menjadi gambaran kita melangkah 2019,” urai Kresnayana. (wh)

Marketing Analysis 2018

Berikan komentar disini