2018, KSEI Canangkan Penerapan Electronic Voting

2018, KSEI Canangkan Penerapan Electronic Voting

Yanu Suwandika, Kepala Unit Bantuan Hukum KSEI.

Di penghujung tahun 2016 lalu, atas inisiasi KSEI, Ditjen Dukcapil dengan 100 pelaku industri pasar modal menjalin kerjasama terkait pemanfaatan data kependudukan untuk mempercepat dan mempermudah pembukaan rekening efek.

Kerjasama dengan Ditjen Dukcapil tak hanya dilakukan dengan KSEI, namun juga dengan pelaku pasar modal lainnya. Melalui simulasi yang dilaksanakan, pembukaan rekening efek dengan menggunakan alat baca e-KTP hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit, dimana sebelumnya butuh waktu beberapa hari.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) juga menyadari bahwa aktivitas investasi di pasar modal yang nyaman perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai.

Menyikapi hal tersebut, pada 30 Agustus 2016 lalu, KSEI telah meluncurkan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu atau S-INVEST yang merupakan platform dan sistem yang terintegrasi untuk industri Reksa Dana.

“Sistem S-INVEST mampu menyederhanakan proses yang dilakukan oleh pelaku industri Reksa Dana dalam mengadministrasikan semua transaksi Reksa Dana sehingga lebih efisien dan transparan,” ujar Kepala Unit Bantuan Hukum KSEI Yanu Suwandika dalam acara press conference yang diadakan di My Story Café Surabaya, Selasa (17/4/2018).

Berikan komentar disini