2017, Jasa Logistik Diperkirakan Tumbuh 9 Persen

2017, Jasa Logistik Diperkirakan Tumbuh 9 Persen

Direktur Utama PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) Putut Sri Muljanto foto:arya wiraraja/enciety.co

Perkembangan dunia industri jasa logistik Indonesia makin positif. Tahun 2017, pertumbuhan dunia industri logistik Indonesia diperkirakan mencapai 9 persen. Perkembangan tersebut salah satunya disebabkan oleh perkembangan keadaan infrastruktur yang makin baik.

“Seperti yang kita ketahui, infrastruktur adalah salah satu faktor penunjang pokok yang vital. Dengan makin bagusnya infrastruktur, maka semakin meningkatnya capaian positif dalam dunia industri jasa logistik tanah air,” kata Direktur Utama PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) Putut Sri Muljanto  dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (14/7/2017).

Kata dia, ada beberapa bidang logistik yang pada tahun 2016 lalu mengalami kenaikan secara kuantitas. Yakni, bidang jasa logistik petikemas tumbuh sekitar 15-20 persen. “Rata-rata per daerah kita mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni double degree atau di atas 1 digit,” urai dia.

Hal tersebut, menurut dia, karena banyak pelaku usaha yang sebelumnya menggunakan general cargo kemudian menggantinya dengan general petikemas. Perpindahan ini dikarenakan infastruktur untuk petikemas telah lebih berkembang.

“Sehingga biaya untuk jasa logistik petikemas makin menurun. Banyak dari para pengusaha yang memutuskan untuk menggunakannya,” tandas dia.

Untuk 2017, terang Putut, seiring dengan normalnya harga-harga kebutuhan, persaingan usaha dalam penyedia jasa logistik berangsur normal. Namun, yang menarik, arus petikemas dari dan keluar Surabaya via Tanjung Perak tidak menurun.

Dia mengungkapkan, rata-rata nilai pertumbuhan jasa logistik tidak beranjak di angka 100 persen. Bahkan, untuk pelayaran jalur logistik menuju wilayah Indonesia Timur terus meningkat. Terutama yang mengarah ke Makassar. Untuk pelayaran Surabaya yang kembali dari Makasar, rata-rata 70 persen kapal terisi. Dengan kata lain, pertumbuhan industri di Kota Makassar kini makin pesat.

“Ke depan, bukan hanya Makasar saja yang dapat merangkak naik nilai pertumbuhan industrinya. Kami memperkirakan ada beberapa kota di wilayah Indonesia Timur bakal terus tumbuh seiring dengan makin bagusnya infrastruktur penunjang,” tutup Putut. (wh)

Marketing Analysis 2018